Kepala BGN Buka Suara usai Viral 70 Ribu Motor Listrik MBG di Jabar: Ungkap Jumlah dan Fungsinya

Selasa 07 Apr 2026, 13:00 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana berbicara dalam konferensi pers terkait program MBG di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis, 2 Oketober 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana berbicara dalam konferensi pers terkait program MBG di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis, 2 Oketober 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

POSKOTA.CO.ID - Jagat media sosial kembali diramaikan dengan beredarnya video yang memperlihatkan ribuan motor listrik berlogo MBG dan BGN tersimpan di dalam sebuah gudang. Video tersebut dengan cepat menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi.

Narasi yang menyertai video itu menyebutkan jumlah motor listrik mencapai 70 ribu unit khusus untuk wilayah Jawa Barat.

Angka tersebut sontak menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, terutama terkait penggunaan anggaran dan transparansi proyek pemerintah.

Beragam reaksi pun bermunculan. Sebagian warganet mempertanyakan urgensi pengadaan, sementara lainnya menyoroti potensi pemborosan jika jumlahnya benar sebesar yang diklaim.

Baca Juga: Polri Tangkap Buronan Narkoba ‘The Doctor’ di Malaysia, Terancam Hukuman Mati

BGN Beri Klarifikasi Soal Motor Listrik MBG

Video ribuan motor listrik MBG di Jabar viral dan disebut capai 70 ribu unit. BGN akhirnya buka suara, ungkap jumlah asli dan jelaskan peruntukannya. (Sumber: X/@AnKiiim_)

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar.

“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan dalam jumpa pers pada, 7 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik MBG tersebut merupakan bagian dari program resmi pemerintah yang telah direncanakan sebelumnya, bukan proyek dadakan seperti yang ramai dibicarakan.

Baca Juga: Apa Itu El Nino Godzilla? Ini Prediksi Terjadi dan Dampaknya bagi Indonesia

Belum Didistribusikan, Masih Tahap Administrasi

Dadan juga memastikan bahwa ribuan motor listrik tersebut belum didistribusikan ke lapangan. Saat ini, seluruh unit masih berada dalam tahap penyelesaian administrasi sebelum digunakan.

“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelasnya.


Berita Terkait


News Update