Viral! Lapor Parkir Liar Lewat JAKI, Warga Malah Terima Bukti Editan AI

Senin 06 Apr 2026, 19:31 WIB
Lapor parkir liar lewat JAKI, warga malah terima bukti editan AI. (Sumber: Istimewa)

Lapor parkir liar lewat JAKI, warga malah terima bukti editan AI. (Sumber: Istimewa)

POSKOTA.CO.ID - Jagat media sosial dihebohkan dengan keluhan warga DKI Jakarta terkait laporan parkir liar yang tidak mendapat respons memuaskan. Alih-alih ditindaklanjuti secara nyata, laporan tersebut justru diduga dibalas menggunakan bukti berupa hasil edit berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kejadian ini bermula saat seorang warga mencoba menegur pelaku parkir liar secara langsung. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan. Warga kemudian melaporkan masalah tersebut ke pihak kelurahan, tetapi tidak mendapatkan penyelesaian.

Tidak berhenti di situ, warga tersebut akhirnya melaporkan kasus parkir liar melalui aplikasi JAKI. Sayangnya, respons yang diterima justru menimbulkan tanda tanya, lantaran disertai bukti yang diduga hasil manipulasi AI.

Keluhan ini diunggah melalui media sosial X oleh akun @seinsh yang mempertanyakan prosedur penanganan parkir liar di wilayah kelurahan serta keabsahan tindak lanjut dari laporan digital tersebut.

Baca Juga: Hujan Deras, Nenek hingga Cucu Balita di Bogor Tertimpa Material Rumah Roboh

Apa Itu JAKI?

Ilustrasi Aplikasi JAKI.

JAKI (Jakarta Kini) merupakan aplikasi super-app resmi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dikelola oleh Jakarta Smart City.

Aplikasi ini dirancang sebagai platform terintegrasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik hanya melalui satu aplikasi.

Sejak dikembangkan pada 2019 oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, JAKI menjadi bagian dari upaya transformasi digital guna meningkatkan efisiensi dan responsivitas pelayanan publik di ibu kota.

Fitur-Fitur Utama JAKI

JAKI menawarkan beragam fitur yang membantu warga dalam berbagai kebutuhan sehari-hari, di antaranya:

Baca Juga: 72 Siswa Keracunan MBG di Duren Sawit, DPRD DKI Desak Pengawasan SPPG Diperketat

  1. JakLapor: Fitur pengaduan masyarakat terkait berbagai persoalan kota, dilengkapi dengan sistem pelacakan melalui JakRespons.
  2. JakPangan: Menyediakan informasi harga bahan pokok di pasar-pasar Jakarta.
  3. JakPantau: Memantau kondisi banjir secara real-time.
  4. JakSiaga: Akses layanan darurat, termasuk ambulans.
  5. JakWarta: Menyajikan berita dan informasi resmi seputar Jakarta.
  6. JakISPU: Memantau kualitas udara terkini.
  7. E-Jack WiFi: Menemukan lokasi Wi-Fi gratis di berbagai titik.

Sorotan Publik terhadap Transparansi Layanan Digital

Kasus ini memunculkan kekhawatiran publik terhadap transparansi dan akurasi layanan digital pemerintah, khususnya dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

Penggunaan teknologi seperti AI dalam sistem pelayanan publik sejatinya bertujuan mempercepat respons.

Namun, jika tidak diimbangi dengan verifikasi yang ketat, hal ini justru berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat.

Peristiwa ini pun menjadi pengingat penting bahwa transformasi digital tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga akuntabilitas dan keaslian data dalam setiap proses pelayanan publik.


Berita Terkait


News Update