Kopi Pagi: Peduli Nelayan

Senin 06 Apr 2026, 10:00 WIB
Kopi Pagi edisi hari ini, Senin, 6 April 2026. (Sumber: Poskota)

Kopi Pagi edisi hari ini, Senin, 6 April 2026. (Sumber: Poskota)

Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para nelayan dan upaya untuk mencari solusi atas berbagai masalah yang mereka hadapi.

Ketangguhan nelayan Indonesia dalam menjaga dan mempertahankan pangan hasil laut tak perlu diragukan lai, dunia pun telah mengakuinya. Tak hanya tangguh menggali potensi sumber daya lautnya, juga tangguh dalam aksi sosial, sangat peduli lingkungan, di mana pun mereka berada.

Sugianto,31, nelayan asal Indramayu, Jawa Barat yang menjadi pekerja migran di Korea Selatan, satu di ntaranya. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai pahlawan tersembunyi atas aksi spontan, tulus dan ikhlas Sugianto hingga berhasil menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan di Yeongdeok, Korsel pada Maret 2025.

Aksi heroiknya diganjar banyak penghargaan. Presiden Lee Jae Myung memberikan penghargaan secara langsung pada 2 Januari 2026.

Bahkan, Sugianto secara terhormat diundang Presiden Korsel Lee Jae Myung saat menjamu Presiden Prabowo Subianto dan delegasi yang berkunjung ke Korsel, Rabu, 1 April 2026.

Baca Juga: Kopi Pagi: Mandiri Energi Kian Mendesak

Sugianto menjadi gambaran utuh jati diri nelayan Indonesia pada umumnya, yang bukan hanya sosok pejuang tangguh menjaga ketahanan pangan hasil laut, juga sebagai manusia yang memberikan manfaat bagi lingkungan di mana pun ia tinggal.

Dalam kolom Kopi Pagi ini, Harmoko menyampaikan nelayan adalah pahlawan negeri. Petani tiada henti menyediakan bahan makanan pokok bagi ratusan juta penduduk Indonesia, sedangkan nelayan menyiapkan pangan hasil laut untuk mencukupi kebutuhan gizi masyarakat kita, meski beragam tantangan dihadapinya, risiko besar selalu menghantuinya.

Nelayan memiliki peran sangat strategis dalam ketahanan pangan serta perekonomian negara. Sebagai negara dengan salah satu bentang laut terbesar di dunia, Indonesia memanfaatkan potensi lautnya untuk mendukung kesejahteraan rakyatnya.

Kepedulian dan keberpihakan terhadap kehidupan nelayan, bukanlah tuntutan, tetapi kewajiban bagi negara melindungi rakyatnya. Saatnya kita kian peduli menyejahterakan nelayan, jika tidak, kapan lagi.

Baca Juga: Kopi Pagi: Taat Kontrol Diri

Sudah di jalur yang tepat, Pemerintahan Prabowo Subianto memprioritaskan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di lebih 1000 titik untuk mentransformasi kawasan desa pesisir menjadi kawasan modern, produktif dan bersih, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.


Berita Terkait


undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Cek Ombak 2029

Kamis 22 Jan 2026, 08:28 WIB
undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Hadirkan Rasa Malu

Kamis 29 Jan 2026, 08:23 WIB
undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Selaraskan Ambang Batas

Senin 02 Feb 2026, 06:27 WIB

News Update