Dukcapil DKI Jemput Bola Data Pendatang Baru Pascalebaran 2026, Ini Imbauan Pentingnya

Kamis 02 Apr 2026, 17:25 WIB
Ilustrasi pendatang baru diJakarta pascalebaran 2026. (Sumber:) PosKota/Ahmad Tri Hawaari

Ilustrasi pendatang baru diJakarta pascalebaran 2026. (Sumber:) PosKota/Ahmad Tri Hawaari

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta melakukan sosialisasi sekaligus layanan jemput bola pendataan pendatang baru pascalebaran 2026 sebagai langkah memastikan tertib administrasi kependudukan di ibu kota. 

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung sepanjang 1 hingga 30 April 2026 di seluruh wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto menyampaikan, mobilitas penduduk usai lebaran menjadi fenomena yang tak terpisahkan dari dinamika Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional. 

"Meski tetap menjadi magnet bagi pencari kerja dan perbaikan taraf hidup, angka pendatang baru tahun ini diperkirakan mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujat Denny kepada awak media, Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga: Sejak November 2025, Pemohon Adminduk ke Disdukcapil Pandeglang Capai 1.000 Orang per Hari

Lebih lanjut, Denny menegaskan bahwa pemerintah tidak membatasi arus kedatangan, melainkan memastikan seluruh pergerakan penduduk tercatat secara administratif. 

“Sebagai kota global yang berbudaya, Jakarta terbuka bagi siapa saja yang ingin memperbaiki taraf hidup. Fokus utama pemerintah bukan pada pembatasan mobilitas, melainkan memastikan setiap pergerakan penduduk tercatat secara administratif," ucap Denny. 

Menurutnya, penyusunan kebijakan pembangunan sosial ekonomi dibangun dari data kependudukan atau data driven policy.

"Untuk merumuskan strategi dan menyiapkan daya dukung infrastruktur seperti transportasi publik, layanan kesehatan, pendidikan dan lain lain,” kata Denny. 

Baca Juga: Disdukcapil Bogor Buka Pelayanan di CFD Tegar Beriman

Ia menyebut, pengelolaan kependudukan yang baik harus dimulai dari data yang akurat. 


Berita Terkait


News Update