JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Langkah ambisius Sony memasuki industri otomotif akhirnya harus terhenti. Bersama Honda, proyek mobil listrik yang dikembangkan melalui perusahaan patungan Sony Honda Mobility resmi dibatalkan.
Model yang sebelumnya diperkenalkan, termasuk Afeela 1 dan sebuah SUV listrik, dipastikan tidak akan masuk jalur produksi.
Keputusan ini tidak lepas dari kondisi pasar kendaraan listrik global yang dinilai belum stabil. Selain itu, dinamika ekonomi dan perubahan kebijakan turut memengaruhi arah strategi kedua perusahaan.
Situasi ini sekaligus menguatkan pandangan Toyota yang sebelumnya memprediksi adopsi kendaraan listrik tidak akan tumbuh secepat ekspektasi awal.
Baca Juga: Penjualan Suzuki Melejit 64 Persen di Februari 2026, Carry Jadi Tulang Punggung
Dampak Evaluasi Strategi Honda
Dalam pernyataan resminya, Sony Honda Mobility menyebut penghentian proyek Afeela berkaitan erat dengan evaluasi ulang strategi elektrifikasi Honda.
Langkah tersebut juga berdampak pada pembatalan sejumlah model lain seperti:
- Acura RSX
- Honda 0 Series SUV
- Honda 0 Series Saloon
Perubahan arah ini membuat proyek Afeela kehilangan dukungan teknologi serta sumber daya penting.
Baca Juga: BYD Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Februari 2026, Honda Brio Turun Posisi
Sebelumnya, produksi Afeela direncanakan berlangsung di fasilitas Honda di East Liberty, Ohio, Amerika Serikat.
Namun tanpa kejelasan kelanjutan proyek, rencana tersebut tidak dapat diteruskan. Konsumen yang sudah melakukan pemesanan pun dipastikan akan menerima pengembalian dana penuh.
