Harga Cabai Mulai Turun, Pemprov DKI Jakarta Klaim Inflasi Pangan Lebih Terkendali

Minggu 29 Mar 2026, 19:57 WIB
Ilustrasi, harga cabai di Pasar Senen Jakarta turun, Minggu, 29 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Ilustrasi, harga cabai di Pasar Senen Jakarta turun, Minggu, 29 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut positif tren penurunan harga cabai di sejumlah pasar tradisional usai momen Lebaran 2026. 

Stafsus Gubernur Jakarta bidang Media dan Komunikasi Publik, Chico Hakim menyampaikan, harga cabai merah keriting maupun beberapa jenis cabai rawit saat ini telah mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode menjelang Ramadan dan Lebaran.

"Harga cabai merah keriting dan beberapa varietas rawit telah turun signifikan, mendekati atau bahkan di bawah level puncak jelang Ramadan dan Lebaran," ucap Chico kepada Poskota, Minggu, 29 Maret 2026.

"Ini mencerminkan normalisasi pasokan dan permintaan setelah periode Hari Besar Keagamaan Nasional," sambungnya. 

Baca Juga: Harga Cabai di Pasar Senen Jakarta Turun Usai Lebaran

Menurut dia, penurunan ini dinilai sebagai sinyal membaiknya kondisi pasokan dan distribusi, sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.

"Situasi ini membantu meringankan beban masyarakat dan mendukung pengendalian inflasi pangan di Ibu Kota," ujar Chico. 

Lebih lanjut, Chico menjelaskan bahwa faktor utama yang mendorong turunnya harga cabai adalah meningkatnya pasokan dari daerah penghasil setelah kondisi cuaca membaik dan memasuki masa panen raya, serta menurunnya permintaan pasca-Lebaran.

"Cuaca ekstrem sebelum Lebaran sempat mengganggu panen dan distribusi, sehingga menyebabkan kenaikan sementara. Saat ini, dengan pasokan yang lebih lancar, harga kembali melandai," kata Chico. 

Baca Juga: Rano Karno Sebut Transportasi Gratis Hari Besar Dongkrak Ekonomi Jakarta hingga Rp48 Triliun

Untuk menjaga stabilitas harga ke depan, Chico menyebut, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi berlapis yang bersifat antisipatif dan kolaboratif. 


Berita Terkait


News Update