Pada tahap pertama, nastar dipanggang selama sekitar 15 hingga 20 menit hingga setengah matang. Setelah itu, kue dikeluarkan dari oven dan dibiarkan hingga suhunya sedikit turun.
Baru setelah itu permukaan nastar diolesi campuran kuning telur.
Agar tampilan kue lebih mengilap, kuning telur dapat dicampur sedikit minyak atau susu cair. Oleskan tipis secara merata menggunakan kuas khusus kue.
Setelah proses pengolesan selesai, nastar dipanggang kembali dengan suhu lebih rendah, sekitar 120 hingga 130 derajat Celsius hingga matang sempurna.
Rahasia nastar yang mulus sebenarnya ada di proses oles telur dan suhu oven. Kalau terlalu panas atau olesannya terlalu tebal, permukaan kue mudah retak.
Baca Juga: Warga Tak Perlu Panic Buying, Wamen ESDM Pastikan Stok BBM Jelang Lebaran Aman
Tips Tambahan Agar Nastar Tampil Cantik
Selain teknik memanggang, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menghasilkan nastar dengan tampilan lebih rapi:
- Gunakan selai nanas yang cukup kering agar tidak mengeluarkan banyak uap saat dipanggang
- Pastikan adonan tidak terlalu lembek
- Oleskan telur secara tipis dan merata
- Gunakan suhu oven stabil dan tidak terlalu tinggi
Dengan memperhatikan detail kecil tersebut, nastar yang dihasilkan biasanya akan memiliki permukaan yang lebih halus, mengilap, dan tidak mudah retak.
Permukaan nastar yang retak sebenarnya bukan masalah besar, tetapi bisa memengaruhi tampilan kue secara keseluruhan. Penyebabnya pun beragam, mulai dari suhu oven, waktu pengolesan telur, hingga kondisi adonan dan selai nanas.
Dengan teknik memanggang dua tahap serta olesan telur yang tepat, hasil nastar biasanya akan lebih mulus dan menarik. Cara sederhana ini bisa membantu siapa saja membuat kue Lebaran yang tidak hanya lezat, tetapi juga cantik saat disajikan.
