Dampingi Wapres di Papua Barat, Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Minggu 21 Jun 2026, 19:53 WIB
Wamendagri Ribka Haluk mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Sabtu, 20 Juni 2026. (Sumber: Dok. Kemendagri)
Wamendagri Ribka Haluk mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Sabtu, 20 Juni 2026. (Sumber: Dok. Kemendagri)

MANOKWARI, POSKOTA.CO.ID - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung keberhasilan pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua melalui pengembangan komoditas kakao dari hulu hingga hilir yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Ribka menegaskan, pengembangan komoditas kakao hingga menghasilkan produk bernilai tambah merupakan salah satu contoh nyata implementasi Dana Otsus Papua yang tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Hari ini saya mendampingi Wakil Presiden berkunjung ke sini. Ini adalah hasil dari implementasi Dana Otsus yang baik,” ujar Ribka saat melakukan peninjauan pabrik kakao di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Sabtu, 20 Juni 2026.

Baca Juga: Mendagri dan Menteri PKP Teken SKB Percepatan Program 3 Juta Rumah, Permudah Akses MBR Dapat Hunian

Menurutnya, keberhasilan Otsus harus dibuktikan melalui program-program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat peran orang asli Papua (OAP) dalam pembangunan daerah.

“Pembuktian dari penggunaan Dana Otsus yang baik adalah ketika masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung. Kita tidak hanya berbicara tentang anggaran, tetapi bagaimana anggaran tersebut mampu memberdayakan orang asli Papua dan menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sektor-sektor produktif berbasis potensi lokal agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui pengembangan kakao dari hulu hingga hilir seperti ini, kita ingin memastikan bahwa nilai tambah ekonomi dinikmati oleh masyarakat Papua sendiri. Inilah semangat otonomi khusus yang sesungguhnya. Pemerintah akan terus mendengar aspirasi masyarakat dan mendukung pengembangan komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua,” ucapnya.

Baca Juga: Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan dan DTI Tahun 2026

Kunjungan kerja tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan Otsus Papua berjalan secara efektif dan tepat sasaran, sekaligus mendorong pengembangan sektor-sektor unggulan berbasis potensi lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Papua, khususnya OAP.


Berita Terkait


News Update