Tanggal Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda, Ini Perkiraan Idul Fitri Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Senin 16 Mar 2026, 12:42 WIB
Ilustrasi. Perkiraan Idul Fitri 2026 di Indonesia berpotensi berbeda satu hari. (Sumber: Pinterest)

Ilustrasi. Perkiraan Idul Fitri 2026 di Indonesia berpotensi berbeda satu hari. (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, banyak pertanyaan terkait penentuan tanggal Hari Raya Idul Fitri. Informasi mengenai kapan Lebaran akan dilaksanakan menjadi penting bagi banyak orang.

Setiap tahun, prediksi tanggal Idul Fitri kerap menjadi perbincangan karena adanya kemungkinan perbedaan penetapan antara beberapa pihak. Hal tersebut juga diperkirakan terjadi pada Lebaran 2026 mendatang.

Sejumlah perkiraan menyebutkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 2026 berpotensi jatuh pada 20 atau 21 Maret. Perbedaan ini berkaitan dengan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Syawal dalam kalender Hijriah.

Di Indonesia, penentuan awal bulan Hijriah memang sering memunculkan perbedaan tanggal perayaan hari besar keagamaan. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan pendekatan antara metode perhitungan astronomi dan metode pengamatan langsung terhadap bulan sabit.

Baca Juga: Cara Bikin Twibbon Idul Fitri 2026 di Canva Hasil Estetik, Mudah dan Cepat

Perbedaan Metode Penentuan Awal Bulan Syawal

Salah satu organisasi Islam di Indonesia, Muhammadiyah, menetapkan awal bulan Hijriah menggunakan metode hisab. Metode ini dilakukan melalui perhitungan astronomi secara matematis untuk mengetahui posisi bulan secara akurat.

Berdasarkan kalender Hijriah yang telah disusun oleh Muhammadiyah, 1 Syawal 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Jika merujuk pada perhitungan tersebut, warga Muhammadiyah kemungkinan akan merayakan Idul Fitri pada tanggal tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menggunakan metode rukyatul hilal. Metode ini dilakukan dengan cara mengamati secara langsung munculnya bulan sabit muda setelah matahari terbenam pada hari terakhir bulan Ramadhan.

Hasil pengamatan dan penentuan hilal dari berbagai lokasi di Indonesia kemudian dibahas dalam sidang isbat yang digelar pemerintah. Karena keputusan ini bergantung pada hasil rukyat di lapangan, Lebaran versi pemerintah diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Baca Juga: Mengapa Lailatul Qadar Dirahasiakan? Ini Penjelasan Ulama dan Hikmahnya

Mengapa Tanggal Lebaran Bisa Berbeda?

Perbedaan tanggal Idul Fitri di Indonesia umumnya dipengaruhi oleh perbedaan pendekatan dalam menentukan awal bulan Hijriah.


Berita Terkait


News Update