Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum hingga Diskon Besar bagi Warga Jakarta yang Tak Mudik Lebaran

Minggu 15 Mar 2026, 17:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Upacara Melasti sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu, 15 Maret 2026. (Sumber: Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Upacara Melasti sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu, 15 Maret 2026. (Sumber: Kominfo)

Pramono menyebutkan potensi potongan harga yang ditawarkan bisa mencapai 60 hingga 70 persen.

“Kami juga akan memberikan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan dan perhotelan sehingga diskon yang diberikan bisa mencapai 60 sampai 70 persen,” ungkapnya.

Lebih dari 4 Juta Warga Jakarta Diprediksi Tidak Mudik

Sementara itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan jutaan warga ibu kota akan tetap berada di Jakarta selama periode Lebaran 2026.

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) Dishub DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, sekitar 4.024.251 warga diprediksi tidak melakukan perjalanan mudik.

Di sisi lain, jumlah warga yang diperkirakan meninggalkan Jakarta untuk mudik mencapai sekitar 6.653.749 orang.

“Kami memperkirakan masyarakat yang melakukan perjalanan keluar kota Jakarta sekitar 6.653.749 orang. Sementara yang tetap berada di dalam kota sekitar 4.024.251 orang,” kata Yayat.

Data tersebut juga menunjukkan potensi meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah destinasi wisata dan pusat perbelanjaan selama masa libur Lebaran di ibu kota.


Berita Terkait


News Update