Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum hingga Diskon Besar bagi Warga Jakarta yang Tak Mudik Lebaran

Minggu 15 Mar 2026, 17:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Upacara Melasti sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu, 15 Maret 2026. (Sumber: Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Upacara Melasti sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu, 15 Maret 2026. (Sumber: Kominfo)

JAKARTA, POSKOTA.CO.IDPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah kebijakan khusus bagi warga yang tidak mudik dan memilih merayakan Lebaran 2026 di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa salah satu fasilitas yang akan diberikan adalah layanan transportasi umum gratis selama dua hari pada Hari Raya Idulfitri.

Menurut Pramono, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov untuk tetap menjaga suasana Jakarta tetap hidup meskipun banyak warga yang pulang ke kampung halaman.

“Bagi warga yang tidak mudik, kami sudah menegaskan bahwa dengan tema Jakarta ‘Mudik ke Jakarta’, mereka akan diperlakukan secara khusus. Pada hari Idulfitri selama dua hari, seluruh transportasi umum di Jakarta akan digratiskan,” ujar Pramono kepada wartawan, Minggu, 15 Maret 2026.

Baca Juga: Diskon Tol Mudik Lebaran 2026 Berlaku di Mana Saja? Simak Daftar Ruas Jalan yang Dapat Potongan 30 Persen

Tempat Wisata Jakarta Gratis dan Diskon Besar selama Lebaran

Selain transportasi gratis, Pemprov DKI juga memberikan akses gratis ke sejumlah tempat wisata populer di Jakarta bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Beberapa destinasi wisata yang termasuk dalam kebijakan ini antara lain kawasan wisata pantai Taman Impian Jaya Ancol serta Kebun Binatang Ragunan.

Menurut Pramono, kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga aktivitas wisata dan hiburan di Jakarta tetap ramai selama masa libur Lebaran.

“Dengan langkah ini, kami berharap Jakarta tetap semarak meskipun hampir separuh warganya mudik,” jelasnya.

Baca Juga: 3 Aplikasi Maps Online Gratis dan Akurat untuk Pantau Macet Mudik Lebaran 2026

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga berencana memberikan insentif pajak kepada sektor pusat perbelanjaan dan perhotelan agar dapat memberikan diskon besar bagi masyarakat selama musim Lebaran.

Pramono menyebutkan potensi potongan harga yang ditawarkan bisa mencapai 60 hingga 70 persen.

“Kami juga akan memberikan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan dan perhotelan sehingga diskon yang diberikan bisa mencapai 60 sampai 70 persen,” ungkapnya.

Lebih dari 4 Juta Warga Jakarta Diprediksi Tidak Mudik

Sementara itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan jutaan warga ibu kota akan tetap berada di Jakarta selama periode Lebaran 2026.

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Dalops LLAJ) Dishub DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, sekitar 4.024.251 warga diprediksi tidak melakukan perjalanan mudik.

Di sisi lain, jumlah warga yang diperkirakan meninggalkan Jakarta untuk mudik mencapai sekitar 6.653.749 orang.

“Kami memperkirakan masyarakat yang melakukan perjalanan keluar kota Jakarta sekitar 6.653.749 orang. Sementara yang tetap berada di dalam kota sekitar 4.024.251 orang,” kata Yayat.

Data tersebut juga menunjukkan potensi meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah destinasi wisata dan pusat perbelanjaan selama masa libur Lebaran di ibu kota.


Berita Terkait


News Update