3.972 Personel Gabungan Dikerahkan dalan Operasi Ketupat Maung 2026 di Banten

Kamis 12 Mar 2026, 13:48 WIB
Kapolda dan Gubernur Banten melihat sarana dan prasarana yang digunakan untuk Operasi Ketupat Maung 2026 dalam apel gelar pasukan di Mapolda Banten. (Sumber: Dok. Polda Banten)

Kapolda dan Gubernur Banten melihat sarana dan prasarana yang digunakan untuk Operasi Ketupat Maung 2026 dalam apel gelar pasukan di Mapolda Banten. (Sumber: Dok. Polda Banten)

BANTEN, POSKOTA.CO.ID - Polda Banten akan melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat Maung 2026 untuk pengamanan arus mudik dan arus mudik lebaran.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 3.972 anggota personel gabungan akan diterjunkan, berasal dari Polda Banten, BKO Mabes Polri, serta berbagai instansi terkait.

Adapun Operasi Ketupat Maung 2026 ini akan berlangsung selama 13 hari, yakni mulai 13-25 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan operasi kemanusiaan yang difokuskan pada pelayanan dan pengamanan masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga: BGN Tutup Sementara Sejumlah Dapur MBG di Pandeglang, Ini Penyebabnya

Sebagai persiapan sebelum operasi pengamanan lebaran tersebut, Polda Banten telah melakukan apel gelar pasukan di Lapangan Apel Mapolda Banten pada Kamis, 12 Maret 2026.

Agenda ini dilakukan untuk mengecek kesiapan akhir personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat sinergi Polri, TNI, dan pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki menyampaikan, pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 merupakan wujud kesiapsiagaan aparat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat Maung 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat guna memastikan keamanan dan kelancaran selama momentum Lebaran,” ujar Hengki.

Baca Juga: Pemkab Serang Pastikan Wisatawan Aman dan Nyaman Isi Liburan Lebaran 2026 di Pantai Anyer-Cinangka

Dalam operasi tersebut, sebanyak 3.972 personel gabungan diterjunkan untuk mendukung pengamanan di berbagai titik strategis di wilayah hukum Polda Banten.


Berita Terkait


News Update