Baca Juga: Doa Malam Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah SAW, Amalkan di 10 Malam Terakhir Ramadhan
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar
Walaupun waktu pasti terjadinya malam Lailatul Qadar dirahasiakan, Rasulullah SAW memberikan beberapa tanda yang dapat menjadi petunjuk datangnya malam penuh kemuliaan tersebut.
Terjadi pada Malam Ganjil di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencari malam Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam ganjil. Karena tidak diketahui secara pasti malam mana yang menjadi Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan.
Langit Terlihat Cerah
Ciri lainnya adalah kondisi langit yang tampak cerah dan bersih. Langit biasanya terlihat jernih tanpa awan tebal sehingga suasana malam terasa nyaman bagi orang yang ingin beribadah.
Suasana Alam Terasa Hening
Banyak orang juga merasakan suasana malam yang lebih hening dibandingkan malam biasanya. Suara-suara alam yang biasanya terdengar di malam hari cenderung lebih sedikit sehingga menciptakan suasana yang lebih tenang.
Matahari Terbit dengan Cahaya Lembut
Salah satu tanda yang sering disebut dalam hadis adalah kondisi matahari pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar. Dalam hadis riwayat Muslim dijelaskan bahwa matahari terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak terlalu menyilaukan. Matahari tampak lebih redup dan sinarnya tidak terasa menyengat seperti biasanya.
Baca Juga: Panduan I’tikaf di Masjid pada 10 Malam Terakhir Ramadhan, Lengkap dengan Rukun dan Adabnya
Cara Meraih Malam Lailatul Qadar
Karena waktu terjadinya malam Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti, Rasulullah SAW mencontohkan untuk meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
