Menko AHY Tegaskan Kota Global Harus Berakar pada Karakter Lokal

Jumat 06 Mar 2026, 16:25 WIB
Kegiatan Ngobrol Santai Bareng Mas AHY bersama Generasi Muda di wilayah Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 5 Maret 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

Kegiatan Ngobrol Santai Bareng Mas AHY bersama Generasi Muda di wilayah Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 5 Maret 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

Menurut AHY, pemerintah ke depan juga perlu menghadirkan lebih banyak sentra kreatif yang memberi ruang luas bagi generasi muda, terutama di Jakarta, untuk mengekspresikan gagasan mereka dan bisa ditampung.

“Kita berharap ke depan hadir sentra-sentra kreatif yang memberikan ruang lega bagi generasi muda Indonesia, khususnya di Jakarta, untuk terus berkreasi dan mengekspresikan karya-karyanya. Ini adalah ciri kota modern dan kota maju,” tuturnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta, Mujiyono menilai gagasan pembangunan yang melibatkan generasi muda sejalan dengan kebutuhan Jakarta sebagai kota global. Ruang kreatif dan infrastruktur sosial menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem kota yang ramah bagi anak muda.

“Jakarta membutuhkan lebih banyak ruang kreatif dan fasilitas publik yang mendukung aktivitas generasi muda. Aspirasi anak-anak muda harus menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan kota,” ujar dia.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pembangunan yang dirancang benar-benar berdampak bagi masyarakat, terutama generasi muda yang akan menjadi motor pembangunan di masa depan.

Baca Juga: Profil Lengkap Annisa Pohan, Istri Menteri AHY yang Sedang Mengandung Anak Kedua di Usia 44

Terpisah, Anggota DPRD DKI Jakarta, Andika Wisnuadji Putra Soeboto menilai kegiatan diskusi ini menjadi salah sebuah wadah bagi generasi muda untuk memperkuat serta memperkokoh gagasan mereka.

“Generasi muda hari ini membutuhkan ruang dialog yang terbuka dengan para pemimpin. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan komunikasi yang lebih dekat, santai, tetapi tetap substansial,” ucap dia.

Ia juga menegaskan, anak muda memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, sehingga perlu terus didorong untuk aktif menyampaikan gagasan, kritik, serta ide-ide kreatif bagi kemajuan Indonesia.


Berita Terkait


News Update