Lebih dari Menahan Lapar, Ini Hakikat Ramadhan dalam Pandangan Ustaz Felix

Kamis 05 Mar 2026, 13:10 WIB
Hakikat ramadhan dalam pandangan ustaz felix (Instagram/@felixsiauw)

Hakikat ramadhan dalam pandangan ustaz felix (Instagram/@felixsiauw)

POSKOTA.CO.ID - Ramadhan kerap dimaknai sebatas bulan menahan lapar dan haus. Banyak umat Islam menyambutnya dengan persiapan sahur, berbuka, serta menjalankan puasa sepanjang hari.

Padahal, jika merujuk pada Al-Qur’an, makna Ramadhan jauh melampaui sekadar ibadah fisik.

Dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah Al-Baqarah ayat 185, disebutkan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta pembeda antara yang hak dan batil.

Penegasan ini menunjukkan bahwa inti Ramadhan terletak pada turunnya wahyu, bukan semata kewajiban berpuasa.

Baca Juga: Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Ustadz Adi Hidayat, Ini Tanda-Tanda yang Perlu Diketahui

Ramadhan dalam Perspektif Al-Qur’an

Ilustrasi. Ramadhan dalam perspektif Al-Qur’an. (Sumber: Pinterest/fi_amanillah)

Ayat tersebut menempatkan Ramadhan dalam konteks yang sangat istimewa.

Allah SWT tidak pertama-tama memperkenalkan Ramadhan sebagai bulan puasa, melainkan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an.

Artinya, puasa memang menjadi ibadah utama, tetapi ruh Ramadhan sesungguhnya adalah kedekatan dengan wahyu.

Tanpa interaksi yang mendalam dengan Al-Qur’an, Ramadan berisiko hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa makna yang mendalam.

Baca Juga: Mengapa Malam Lailatul Qadar Begitu Istimewa? Ini Keutamaannya Menurut Al-Quran

Penegasan Ustaz Felix Siauw tentang Makna Ramadhan

Pandangan ini juga ditegaskan oleh Felix Siauw dalam kajiannya di kanal YouTube Kajian Ustaz Felix pada 8 Februari 2026.


Berita Terkait


News Update