DLH Jakarta Ungkap Polusi Udara Bisa Picu ISPA hingga Kurangi Usia Harapan Hidup

Kamis 05 Mar 2026, 21:26 WIB
Ilustrasi polusi udara ancam pernapasan hingga nyawa manusia. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi polusi udara ancam pernapasan hingga nyawa manusia. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta menyebutkan, polusi udara bisa memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH DKI Jakarta, Erni Pelita Fitratunnisa mengatakan, paparan PM2,5 berdampak serius terhadap kesehatan.

"Pengaruh pencemaran udara terhadap usia harapan hidup. berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prof. Budi dari FKM UI, itu sudah seringkali beliau menyampaikan bahwa PM 2,5 itu memang satu partikel yang di dalamnya itu banyak sekali sub-sub partikel yang sangat kecil dan itu ya beracun," kata Erni kepada awak media, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurutnya, paparan partikel berbahaya tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan termasuk pernapasan bagi usia rentan.

Baca Juga: Waspada Gangguan Pernapasan Berkepanjangan, Masyarakat Diimbau Hidup Bersih dan Sehat

"Jadi dia masuk, salah satunya ya, ke pernapasan. Ya, terus masuk sampai ke paru-paru. Kena tuh ISPA, terutama usia-usia rentan. Usia rentan itu anak-anak balita, terus orang tua, ya," ujarnya.

Erni menjelaskan, untuk membantu masyarakat memantau kondisi kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan sistem pemantauan melalui Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU).

Informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) maupun platform Udara Jakarta.

"Makanya kenapa, kalau di SPKU kami ya, SPKU, stasiun pemantau kualitas udara kami itu ya, di JAKI maupun Udara Jakarta, itu ada semacam warning," kata dia.

Baca Juga: Waspada, Peralihan Musim Rentan Picu Gangguan Pernapasan

Lebih lanjut, Erni mengungkapkan, pencemaran udara juga dapat berasal dari aktivitas rumah tangga seperti pembakaran sampah secara sembarangan.


Berita Terkait


News Update