Changan Kantongi Izin Autonomous Driving Level 3, Mobil Otonom Mulai Uji Jalan di Tiongkok

Kamis 05 Mar 2026, 14:35 WIB
Changan Automobile mendapatkan persetujuan Autonomous Driving Level 3. (Sumber: Changan)

Changan Automobile mendapatkan persetujuan Autonomous Driving Level 3. (Sumber: Changan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Produsen otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile, mencatat pencapaian baru dalam pengembangan kendaraan cerdas setelah memperoleh persetujuan teknologi Autonomous Driving Level 3 (L3).

Persetujuan tersebut diberikan oleh Ministry of Industry and Information Technology (MIIT). Changan termasuk dalam kelompok pertama produsen otomotif yang mendapatkan izin akses produk untuk sistem mengemudi otonom bersyarat di Tiongkok.

Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam pengembangan kendaraan pintar dan terhubung (intelligent and connected vehicle), sekaligus menunjukkan kesiapan teknologi Changan dalam memasuki era mobilitas masa depan.

Baca Juga: Honda Siapkan 3 Mobil Elektrifikasi Baru di 2026, Fokus Hybrid Tetap Jadi Andalan

Kendaraan Otonom Diuji di Jalan Tol dan Jalan Layang

Dengan persetujuan tersebut, salah satu mobil penumpang milik Changan diperbolehkan beroperasi menggunakan mode Autonomous Driving Level 3 pada jalur tertentu di Chongqing. Mode ini memungkinkan kendaraan mengemudi secara otomatis dalam satu lajur di ruas jalan tol maupun jalan layang perkotaan.

Sistem otonom tersebut dirancang mampu mengambil alih kendali kendaraan dalam kondisi lalu lintas padat dengan batas kecepatan hingga 50 km per jam. Implementasi awal difokuskan pada beberapa jalur strategis seperti inner ring expressway dan jalur lingkar dalam baru di kota tersebut.

Changan Automobile raih Autonomous Driving Level 3. (Sumber: Changan)

Uji coba ini dilakukan untuk memastikan sistem dapat bekerja efektif di area perkotaan dengan kepadatan lalu lintas tinggi sebelum diperluas ke wilayah lain.

“Pencapaian Changan Automobile sebagai salah satu brand otomotif Tiongkok pertama yang meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri otomotif global,” ujar CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Volkswagen Siapkan Program Siaga untuk Pengguna ID Buzz

“Ini membuktikan bahwa inovasi berbasis arsitektur SDA yang dikembangkan Changan telah memenuhi standar keamanan dan regulasi yang ketat,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan teknologi kendaraan pintar di masa depan.

“Kami di Changan Indonesia tentu sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian ini, karena menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan teknologi kendaraan cerdas yang aman, terpercaya, dan relevan bagi konsumen Indonesia di masa depan,” ucap Setiawan.

Uji Jalan Nyata Capai Jutaan Kilometer

Pengembangan teknologi Autonomous Driving Level 3 milik Changan didukung oleh proses pengujian yang luas.

Secara keseluruhan, kendaraan uji telah menempuh lebih dari lima juta kilometer di berbagai kondisi jalan nyata. Pengujian tersebut mencakup 185 kategori skenario mengemudi yang bahkan melampaui standar regulasi hingga 49 persen.

Data pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu menangani satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 kilometer, yang menandakan kemampuan sistem dalam menghadapi situasi lalu lintas yang beragam.

Baca Juga: Lalu Lintas Padat Saat Sore di Bulan Ramadhan, Pengendara Diingatkan Jaga Konsentrasi

Teknologi Berbasis Software Defined Architecture

Teknologi Autonomous Driving L3 Changan dibangun di atas platform Software Defined Architecture (SDA). Sistem ini mengintegrasikan berbagai komponen kendaraan mulai dari desain sistem hingga proses produksi. Pengembangan teknologi ini juga didukung pendekatan keamanan berbasis siklus penuh atau closed-loop safety system.

Sistem tersebut memastikan keamanan teknologi otonom mulai dari tahap pengembangan di laboratorium hingga digunakan oleh konsumen di jalan raya. Empat aspek utama yang menjadi fokus pengembangan meliputi functional safety, Safety of the Intended Functionality (SOTIF), keamanan siber, serta perlindungan data.

Sistem Pemantauan Berbasis Cloud

Sebagai sistem otonom bersyarat, Autonomous Driving Level 3 tetap memerlukan kesiapan pengemudi untuk mengambil alih kendali dalam kondisi tertentu. Untuk mendukung keamanan operasional, Changan mengoperasikan platform pemantauan berbasis cloud yang bekerja selama 24 jam penuh.

Sistem ini memantau potensi risiko operasional maupun ancaman siber serta memberikan peringatan dini apabila terjadi anomali. Selama 18 bulan operasional, platform tersebut dilaporkan mampu menjaga akurasi laporan dan tingkat keberhasilan peringatan keselamatan hingga 100 persen.

Didukung Investasi Riset Berskala Besar

Dalam pengembangan teknologi kendaraan pintar, Changan melakukan investasi besar pada riset dan pengembangan.

Perusahaan ini memiliki jaringan riset global yang tersebar di enam negara dan sepuluh lokasi. Jaringan tersebut didukung lebih dari 24.000 tenaga riset dari 31 negara, serta puluhan pusat penelitian dan laboratorium teknologi.

Dalam tiga tahun terakhir, Changan telah menginvestasikan lebih dari CNY 60 miliar untuk kegiatan riset serta mengajukan lebih dari 14.000 paten.

Dengan pengalaman lebih dari empat dekade dalam industri otomotif serta total produksi global yang telah melampaui 30 juta unit, Changan terus mengembangkan teknologi kendaraan otonom sebagai bagian dari transformasi mobilitas masa depan.


Berita Terkait


News Update