POSKOTA.CO.ID - Beredarnya video penggerebekan karyawati Dea Store Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mendadak menyita perhatian publik.
Rekaman berdurasi singkat itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu perbincangan luas di kalangan warganet.
Sejak pertama kali diunggah, video tersebut langsung menjadi bahan diskusi, spekulasi, hingga perdebatan, terutama terkait sosok perempuan yang disebut sebagai karyawati Dea Store Meulaboh.
Banyak pengguna media sosial ramai-ramai mencari “video asli Dea Store Meulaboh” untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih utuh.
Baca Juga: Bantah Rudapaksa, Ayah Cabul Ini Klaim Cuma Gesekkan Kemaluannya ke Sang Anak, Lantas Salahkan Istri
Peristiwa itu sendiri disebut-sebut terjadi di Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, tepatnya di sebuah konter smartphone yang berada di Jalan Teuku Umar, Meulaboh, Aceh.
Menurut penjelasan narasi yang beredar, adegan itu diduga terjadi di sebuah rumah Ketua RT (Rukun Tetangga) setempat pasca penggerebekan.
Informasi ini berkembang dari keterangan warga yang berada di lokasi kejadian. Di mana, kejadian disebut berlangsung menjelang waktu imsak.
Karena kecurigaan yang telah muncul sejak lama, sejumlah pemuda mendatangi lokasi secara beramai-ramai.
Situasi tersebut kemudian berujung pada penggerebekan yang direkam dan tersebar luas di media sosial.
Saat pintu dibuka, kondisi ruangan disebut dalam keadaan gelap dan tertutup. Warga tidak menemukan bukti bahwa perbuatan asusila telah terjadi di dalam ruangan tersebut.
