JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sedang menjalani terapi jangka panjang hemodialisa membutuhkan layanan kesehatan yang optimal secara medis.
Selain ketepatan tindakan dan kesinambungan terapi, kenyamanan pasien juga menjadi faktor penting dalam proses pengobatan. Dukungan lingkungan yang ramah juga berperan besar dalam menjaga kondisi psikologis pasien selama menjalani hemodialisa.
Antonius, 47 tahun, mengungkapkan, dirinya telah berobat di RS St. Carolus, Paseban, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat sejak 2016. Sebelumnya, ia telah menjalani pengobatan pada 2015 seusai didiagonosis harus menjalani terapi hemodialisa.
“Berobat di RS St. Carolus sekitar tahun 2016. Terus sekitar tahun yang sama saya juga mulai menggunakan BPJS Kesehatan. Pada saat itu, Alhamdulillah seluruh proses pengobatan saya terbantu dengan adanya program JKN,” ujarnya.
Baca Juga: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Pemerintah Jamin Warga Miskin Tetap Aman
Menurut Antonius, berbagai perubahan sistem pelayanan di RS St. Carolus memberikan dampak positif bagi pasien.
Antonius menuturkan bahwa proses pelayanan kini berjalan lebih tertata dan efisien. Pelaksanaan hemodialisa juga lebih mudah dibandingkan sebelumnya.
Jadwal tindakan lebih pasti sehingga membuat pasien dapat menyesuaikan dengan aktivitas sehari-harinya. Kondisi ini tentu memberikan kenyamanan dan mengurangi beban selama proses terapi.
“Sekarang sistemnya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Pelayanan yang ada juga tidak lagi membebani pasien. Disaat menjalani terapi pun alhamdulillah terasa lebih nyaman,” tuturnya.
Baca Juga: Perkuat Perlindungan Pekerja, Realisasi Klaim BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua Capai Rp 271 M
Ia juga menilai pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepadanya sebagai peserta JKN berjalan dengan baik tanpa adanya perbedaan.
