Serangan Gabungan AS-Israel ke Iran, Ini Fakta Lengkap yang Perlu Diketahui

Senin 02 Mar 2026, 14:35 WIB
Ilustrasi perang Israel vs Iran (Sumber: Youtube/@Moquete dan Geopolítica Pura)

Ilustrasi perang Israel vs Iran (Sumber: Youtube/@Moquete dan Geopolítica Pura)

Presiden AS juga menyebut operasi ini sebagai “misi mulia” untuk menghentikan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran agar tidak lagi mengganggu stabilitas kawasan.

Seruan Kepada Warga Iran: “Ambil Alih Pemerintahan Kalian”

Dalam pernyataannya, Presiden AS juga menyampaikan pesan langsung kepada rakyat Iran. Ia menyerukan agar masyarakat “memanfaatkan momentum ketika kekuatan militer rezim sedang melemah.”

“Ketika kami selesai, ambillah alih pemerintahan kalian. Ini mungkin satu-satunya kesempatan dalam beberapa generasi,” katanya.

Ia turut memperingatkan warga untuk tetap berada di tempat aman karena situasi yang sangat berbahaya. “Bom akan jatuh di mana-mana. Tetaplah di rumah.”

PM Israel: “Kami Menghilangkan Ancaman Eksistensial”

Perdana Menteri Israel menyampaikan bahwa serangan itu dilakukan demi menghilangkan ancaman eksistensial dari Iran, khususnya terkait kemungkinan kepemilikan senjata nuklir.

“Rezim teroris yang kejam ini tidak boleh diizinkan memiliki senjata nuklir yang akan mengancam seluruh umat manusia,” katanya dalam sebuah pernyataan video.

Ia bahkan menyerukan warga Iran untuk melawan pemerintah mereka. “Waktunya telah tiba bagi rakyat Iran untuk melepaskan belenggu tirani.”

Baca Juga: Iran Umumkan 40 Hari Berkabung: Tiga Tokoh Ini Ambil Alih Kepemimpinan Usai Kematian Khamenei

Rudal Balistik Menghantam Basis AS dan Israel

Gelombang rudal Iran menargetkan sejumlah instalasi militer AS di kawasan Teluk Arab, termasuk pangkalan di Bahrain yang menjadi markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS.

Serangan juga terdeteksi di Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, hingga Yordania. Ledakan dan sirene darurat terdengar di berbagai lokasi tersebut sepanjang malam.

Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam menyatakan bahwa operasi balasan akan terus berlanjut hingga “musuh dikalahkan secara telak.”

Konflik Meluas dan Mengancam Stabilitas Regional

Dengan menyasar seluruh aset AS dan Israel di kawasan, Iran menunjukkan bahwa eskalasi ini telah berubah dari konflik bilateral menjadi konfrontasi multi-negara. Para analis memperingatkan bahwa jika konflik berlanjut, stabilitas kawasan yang telah rapuh dapat runtuh sepenuhnya.


Berita Terkait


News Update