POSKOTA.CO.ID - Layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui armada SIM Keliling kembali beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada Minggu, 1 Maret 2026. Informasi resmi mengenai operasional layanan ini disampaikan oleh TMC Polda Metro Jaya melalui akun media sosialnya.
Melansir dari instagram TMC Polda Metro Jaya @TMCPold, kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak memperpanjang SIM A atau SIM C agar datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang.
Masyarakat disarankan memanfaatkan layanan SIM Keliling dan datang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Datang lebih pagi akan mempermudah proses antrean, terutama pada akhir pekan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta 1 Maret 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan di 5 Kawasan
Jam Operasional SIM Keliling
Layanan SIM Keliling di Jakarta tersedia setiap hari Senin hingga Minggu, kecuali pada hari libur nasional atau cuti bersama.
Berikut rincian jam operasional berdasarkan hari:
- Senin – Sabtu: 08.00–14.00 WIB
- Minggu: 07.00–12.00 WIB
Operasional pada akhir pekan berlangsung lebih singkat sehingga pemohon dianjurkan tidak datang mendekati waktu penutupan pelayanan.
Biaya Perpanjangan SIM Berdasarkan Aturan PNBP
Berdasarkan PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, biaya perpanjangan SIM yang berlaku per Februari 2025 adalah sebagai berikut:
- Perpanjangan SIM C: Rp100.000
- Perpanjangan SIM A: Rp120.000
Selain biaya PNBP, pemohon juga diwajibkan mengikuti prosedur uji kesehatan jasmani dan rohani serta uji simulator sebelum melakukan pembayaran PNBP BRI Simulator dan BRI SIM Perpanjangan.
Syarat Perpanjangan SIM Keliling
Kepolisian menegaskan bahwa layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif.
- Jika masa berlaku SIM telah habis, pemohon wajib mengajukan penerbitan SIM baru di Satpas.
- Syarat yang perlu dibawa:
- Fotokopi e-KTP
- SIM asli yang masih berlaku
- Surat keterangan lulus uji kesehatan
- Bukti pembayaran PNBP
- Disarankan membawa alat tulis pribadi untuk mengisi formulir
Baca Juga: DPRD Jakarta dan Bijak Pemantau Ajak Ratusan Anak Muda Diskusi Anggaran dan Program Kebijakan Publik
