LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Pelaku usaha pengolahan buah kolang kaling di Kampung Cibulung, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, kebanjiran pesanan selama Ramadhan.
Salah seorang perajin kolang-kaling, Subrata, 53 tahun mengungkapkan, usaha pengolahan buh kolang kaling mulai dilakukannya sejak awal bulan puasa karena usaha ini merupakan usaha musiman.
"Iya, saya mengolah buah kolang hanya saat Bulan Ramadhan saja. Karena kalau bulan puasa, permintaan warga cukup tinggi," ungkapnya, Jumat 27 Februari 2026
Subrata menjelaskan, ia mengolah buah kolang kaling bersama istrinya dan jumlah produksi mulai meningkat sejak dua hari memasuki Ramadhan.
Baca Juga: Kumpulan Contoh Soal Ramadhan untuk Lomba Cerdas Cermat, Cocok untuk Anak Sekolah
"Alhamdulillah setiap hari konsumen yang datang ke rumah selalu banyak. Ini juga kami dapat pesanan dari konsumen asal Pandeglang dan Serang," kata dia.
Adapun usaha musiman ini diakuinya telah digeluti sekitar 10 tahun, sedangkan pada kesehariannya Subrat berptofesi sebagai pelangsir kayu.

"Sudah 10 tahunan. Setiap bulan puasa bikin kolang-kaling lagi," ucapnya.
Lebih lanjut, untuk proses pembuatan kolang-kaling sendiri diawali merebus buah aren di atas tungku bara api selama kurang lebih dua jam untuk menghilangkan getah.
Baca Juga: 15 Ide Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 2026 yang Seru dan Edukatif untuk Siswa SD-MI
Setelah itu, buah diangkat lalu dibelah untuk diambil bijinya. Biji buah itu kemudian dipipihkan satu per satu dengan cara ditumbuk.
