Kondisi tersebut membuat warga sekitar meningkatkan kewaspadaan. Beberapa akses jalan menuju permukiman bahkan ditutup secara swadaya guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Tuntutan Massa Demo Jogja
Dalam orasi yang disampaikan sepanjang aksi, demonstran menyuarakan sejumlah tuntutan kepada aparat negara, antara lain:
- Menghentikan tindakan kekerasan terhadap warga sipil dan mahasiswa
- Mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan aksi
- Menghindari tindakan represif terhadap masyarakat yang menyampaikan pendapat
- Menjamin perlindungan hak kebebasan berekspresi
Meski situasi sempat menegang, arus lalu lintas di Ring Road Utara tetap berjalan. Kendaraan masih dapat melintas meski harus memperlambat laju saat melewati titik konsentrasi massa.
Baca Juga: Ramadhan jadi Momentum Pembinaan, Kapolres Serang Buka Puasa bareng Tahanan
Pernyataan Resmi Polda Jogja
Melalui unggahan resmi di akun Instagram, Polda DIY menyebut aksi perusakan dan pencoretan pagar diduga dilakukan oleh kelompok yang bukan berasal dari warga Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Walaupun dicoret dan dirobek, kami dari Polda DIY tetap berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas bersama seluruh warga masyarakat yang tinggal dan menetap di DIY,” tulis Polda DIY dalam keterangan resminya.
Kepolisian memastikan situasi keamanan di wilayah DIY tetap terkendali. Masyarakat juga diimbau untuk menyampaikan aspirasi secara damai serta tidak merusak fasilitas umum agar stabilitas keamanan daerah tetap terjaga.
