Tips Berkendara Aman Saat Puasa, Pengendara Motor Wajib Perhatikan Ini

Selasa 24 Feb 2026, 15:36 WIB
Ilustrasi, 5 tips penting berkendara sepeda motor saat puasa agar tetap aman dan fokus di jalan selama Ramadhan. (Sumber: WMS)

Ilustrasi, 5 tips penting berkendara sepeda motor saat puasa agar tetap aman dan fokus di jalan selama Ramadhan. (Sumber: WMS)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Memastikan kondisi fisik prima dan tingkat konsentrasi tinggi menjadi penting bagi pengendara motor ketika berpuasa di bulan Ramadhan.

Hal kini karena kondisi tubuh yang lebih mudah lelah, mengantuk, hingga menurunnya fokus, membuat pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan di jalan.

Meski demikian, semangat #Cari_Aman tetap harus dijaga dengan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani, menegaskan pentingnya persiapan sebelum berkendara, khususnya saat menjalani ibadah puasa.

Baca Juga: GIICOMVEC 2026 Siap Digelar di JIExpo Kemayoran, Gaikindo Bidik 11 Ribu Pelaku Industri

“Keselamatan berkendara tidak hanya soal keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi bagaimana pengendara mempersiapkan diri sebelum berangkat dan tetap waspada selama di jalan. Saat berpuasa, berkendara menuntut lebih perhatian ekstra agar tetap cari aman” ujar Agus Sani.

5 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Sejalan dengan hal tersebut, terdapat sejumlah langkah yang bisa diterapkan pengendara motor agar tetap aman dan nyaman selama Ramadan.

1. Rencanakan Rute Perjalanan

Perencanaan rute menjadi langkah awal yang krusial sebelum berkendara. Dengan mengetahui jalur yang akan dilalui, pengendara dapat menghindari kemacetan maupun jam sibuk yang berpotensi memicu stres dan kelelahan.

Rute yang lebih lancar membantu menjaga emosi tetap stabil serta mempertahankan konsentrasi selama perjalanan.

Baca Juga: Honda Hadirkan Platform LIVA untuk Jual Beli Mobil Bekas Certified

2. Kelola Waktu Tidur dengan Baik

Kurang istirahat menjadi salah satu penyebab utama turunnya fokus saat berkendara. Selama Ramadan, pola tidur sering berubah karena aktivitas sahur dan ibadah malam.

Jika tidak diatur dengan baik, kondisi ini bisa memicu kantuk berlebih hingga microsleep yang sangat berbahaya di jalan.

3. Penuhi Asupan Saat Sahur

Sahur merupakan sumber energi utama selama berpuasa. Melewatkan sahur atau mengonsumsi makanan tidak seimbang dapat membuat tubuh cepat lemas dan mengantuk saat berkendara.

Selain itu, kecukupan cairan juga penting untuk menjaga kebugaran tubuh agar konsentrasi tetap optimal.

4. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap

Perlengkapan berkendara adalah perlindungan utama bagi pengendara motor. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu wajib digunakan.

Selain melindungi tubuh jika terjadi risiko di jalan, perlengkapan lengkap juga meningkatkan kenyamanan dan rasa percaya diri saat berkendara.

Baca Juga: Toyota Tsusho Indonesia Tes Truk Kontainer Listrik untuk Distribusi

5. Disiplin Menjaga Jarak Aman

Menjaga jarak aman antar kendaraan sangat penting, terutama saat kondisi tubuh sedang berpuasa dan potensi penurunan konsentrasi meningkat.

Dengan jarak yang cukup, pengendara memiliki waktu reaksi lebih panjang untuk mengantisipasi situasi darurat di jalan.

Jangan Paksakan Diri Saat Lelah

Agus Sani mengingatkan kepada masyarkaat yang berkendara saat berpuasa agar tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh sudah tidak prima.

“Saat sudah merasa lelah, mengantuk, atau kurang fokus, sebaiknya jangan memaksakan diri. Menepi dan beristirahat sejenak adalah keputusan bijak,” kata Agus.

“Pastikan sahur dengan nutrisi cukup, minum air yang memadai, dan berkendara dengan kecepatan yang wajar agar tetap aman selama Ramadan,” jelasnya.

Melalui penerapan lima poin tersebut, diharapkan pengguna sepeda motor dapat tetap menjalankan aktivitas selama bulan puasa dengan aman dan nyaman.

Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan.

Dengan menumbuhkan kesadaran dan disiplin, setiap perjalanan diharapkan dapat berakhir selamat sekaligus mendukung terwujudnya Safety Indonesia.


Berita Terkait


News Update