TANARA, POSKOTA.CO.ID - Rumah dan warung milik Sanah, 50 tahun, di Kampung Pegadungan, Desa Tenjoayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, hancur dan terbakar akibat sambaran petir pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.
Peristiwa terjadi ketika korban hendak keluar rumah untuk menuju rumah tetangga. Saat itu, hujan deras disertai petir menggema di sekitar lokasi. Tiba-tiba petir menyambar bagian rumah korban hingga menimbulkan percikan api.
Akibat sambaran tersebut, korban terpental sejauh kurang lebih satu meter. Beruntung, Sanah tidak mengalami luka serius meski sempat terjatuh akibat kerasnya sambaran petir tersebut.
Percikan api dengan cepat membesar dan melahap sebagian bangunan rumah berikut warung milik korban yang berada di bagian depan rumah.
Baca Juga: Kebakaran Pasar Ikan Labuan di Pandeglang, Belasan Kios Hangus Dilahap Si Jago Merah
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Serang tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Personel Polsek Tanara bersama Tagana Kecamatan Tanara juga turun tangan mengamankan lokasi dan membantu warga.
Kapolsek Tanara AKP Teguh Yuni mengatakan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Baca Juga: 1 Orang Tewas dalam Kebakaran Kapal Marina 7 di Pulau Ular Cilegon, 2 Penumpang Hilang
“Begitu mendapat informasi, anggota langsung menuju TKP untuk membantu pengamanan serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Teguh Yuni kepada Poskota.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan korban, kebakaran dipicu oleh sambaran petir saat intensitas hujan cukup tinggi.
“Sambaran petir mengenai bagian rumah sehingga menimbulkan percikan api dan dengan cepat membesar karena sebagian bangunan dan isi warung mudah terbakar,” jelasnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta akibat kerusakan bangunan dan barang dagangan yang terbakar.
“Kami sudah melakukan langkah-langkah kepolisian serta berkoordinasi dengan pihak Desa Tenjoayu guna pendataan dan penanganan lanjutan,” ungkapnya.
