Saat ini, perusahaan mengelola konsesi tambang besar di Kalimantan Timur, khususnya di Tabang, Kutai Kartanegara, dengan cadangan batu bara yang diproyeksikan bertahan lebih dari 30 tahun.
Mengenai agama, Low Tuck Kwong diketahui beragama Kristen, sebagaimana disebutkan dalam berbagai profil dan biodata publiknya.
Sukses Bisnis dan Posisi di Daftar Orang Terkaya
Berkat kerajaan bisnis batu baranya, Low Tuck Kwong sering menduduki posisi puncak daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes.
Meski pada daftar Indonesia's 50 Richest 2025 (dirilis Desember 2025), ia berada di peringkat ke-4 dengan kekayaan bersih sekitar US$24,9 miliar, prestasinya tetap mengesankan.
Kekayaannya pernah mencapai level tinggi, termasuk posisi kedua pada periode sebelumnya, berkat lonjakan harga komoditas.
Di luar bisnis, Low Tuck Kwong dikenal sebagai pencinta satwa liar. Ia membangun kebun binatang pribadi di area tambangnya, yang menjadi habitat ribuan hewan, termasuk harimau, orangutan, owa, beruang madu, buaya, burung merak, burung unta, alpaka, kura-kura Brasil, dan kuda poni.
Baca Juga: Damai! Penabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Sepakati Biaya Perbaikan Rp25 Juta
Ia juga mendirikan pusat rehabilitasi orangutan untuk merawat dan melepasliarkan primata endemik Kalimantan kembali ke alam liar, menunjukkan komitmennya terhadap konservasi lingkungan.
Aksi pembelian lukisan SBY ini semakin memperkuat citra Low Tuck Kwong sebagai pengusaha dermawan yang aktif dalam kegiatan sosial dan amal.
Ia tidak hanya sukses di sektor energi nasional, tapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pelestarian alam.
