JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Strategi elektrifikasi Suzuki terus berlanjut. Setelah menghadirkan SUV listrik, pabrikan asal Jepang tersebut kini dikabarkan tengah mengembangkan MPV berbasis baterai.
Model yang dikenal dengan kode internal YMC ini diproyeksikan meluncur pada akhir 2026 dan menjadi kendaraan listrik kedua Suzuki setelah Suzuki e Vitara.
Dalam laporan Gaadiwaadi, mobil listrik tersebut akan berbagi basis pengembangan dengan e Vitara, termasuk kemungkinan opsi paket baterainya.
Gunakan Platform 27PL
Sejumlah laporan menyebut YMC akan memanfaatkan turunan platform skateboard 27PL, arsitektur khusus kendaraan listrik yang juga menjadi fondasi e Vitara.

Platform ini dikembangkan bersama Toyota Motor Corporation dan dirancang fleksibel untuk berbagai tipe bodi, mulai dari SUV hingga MPV
Strategi berbagi platform dinilai sebagai langkah efisiensi, baik dari sisi biaya produksi maupun skala manufaktur global.
Opsi Baterai 49 kWh dan 61 kWh
Meski spesifikasi teknis resmi belum diumumkan, MPV listrik YMC diperkirakan mengusung pilihan baterai 49 kWh dan 61 kWh, serupa dengan e Vitara.
Sebagai gambaran, baterai 61 kWh pada e Vitara diklaim mampu menempuh jarak hingga 543 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan pengujian ARAI.
Baca Juga: Genesis Tampilkan Harga Resmi dalam Rupiah, Sinyal Penjualan di Indonesia Dimulai
Untuk sistem penggerak, model ini kemungkinan besar menggunakan penggerak roda depan (FWD) dengan motor listrik yang komponennya serupa SUV listrik tersebut.
Jika sesuai jadwal, YMC EV akan mulai dipasarkan sekitar September 2026. Hingga kini, belum terlihat unit uji coba di jalan, yang mengindikasikan tahap pengembangan masih berlangsung.
