POSKOTA.CO.ID - Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, umat Islam bersiap menjalankan ibadah puasa sebagai kewajiban sekaligus sarana memperkuat ketakwaan. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momentum memperbanyak ibadah serta memperbaiki kualitas diri.
Salah satu aspek penting dalam puasa adalah niat. Tanpa niat, ibadah puasa tidak dianggap sah. Karena itu, memahami waktu dan bacaan niat menjadi hal mendasar agar puasa Ramadhan dapat dijalankan sesuai tuntunan syariat.
Informasi mengenai niat puasa ini banyak dirujuk dari berbagai literatur fikih serta lembaga keagamaan resmi. Penjelasan tersebut membantu umat Islam menjalankan ibadah dengan keyakinan dan pemahaman yang benar.
Baca Juga: Hukum Salat Tarawih: 11 atau 23 Rakaat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Pentingnya Niat dalam Puasa Ramadhan
Dilansir Poskota dari laman resmi MUI, pada 18 Februari 2026, niat merupakan salah satu syarat sah puasa wajib, termasuk puasa Ramadhan, qada, dan nazar. Niat menjadi bentuk kesadaran spiritual bahwa ibadah dilakukan semata-mata karena Allah SWT, bukan sekadar menahan diri secara fisik.
Dalam Mazhab Syafi’i, niat puasa wajib dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar. Praktiknya bisa dilakukan setelah salat tarawih atau saat sahur.
Bacaan niat puasa Ramadhan harian:
- "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala."
- Artinya: Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini karena Allah taala
Namun, menurut Mazhab Maliki, niat puasa Ramadhan cukup dilakukan satu kali pada malam pertama untuk mencakup seluruh hari dalam satu bulan. Dengan demikian, tidak diwajibkan memperbarui niat setiap malam karena puasa Ramadhan dipandang sebagai satu rangkaian ibadah yang utuh dan sama (Yusuf Al-Qaradlawi, Fiqh al-Shiyam, hlm. 84).
Bacaan niat puasa Ramadhan satu bulan penuh:
- "Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala."
- Artinya: Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, wajib karena Allah taala.
Baca Juga: Awal Puasa Berbeda, Menag Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kerukunan
Waktu yang Tepat Membaca Niat Puasa Ramadhan
Selain sahur, niat menjadi pembeda antara ibadah puasa dengan aktivitas menahan diri biasa. Niat puasa Ramadhan dilakukan sejak matahari terbenam hingga sebelum fajar.
Menurut penjelasan yang dikutip dari NU Online, ketentuan ini merujuk pada Mazhab Syafi’i. Penegasan tersebut diperkuat oleh pendapat ulama:
"Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, 'Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.' Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits," (Sulaiman Al-Bujairimi dalam kitab Hasyiyatul Iqna', Juz II.)
Meski sahur dianjurkan karena mengandung keberkahan, sahur bukan syarat sah puasa. Hal utama tetap terletak pada niat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Baca Juga: MUI Sebut Perbedaan Awal Ramadhan Wajar
Amalan yang Dianjurkan Selama Ramadhan
Selain memastikan niat puasa dilakukan dengan benar, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan untuk meraih keberkahan Ramadhan. Salat tarawih menjadi ibadah khas yang dikerjakan pada malam hari, baik berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.
Ramadhan juga dikenal sebagai bulan turunnya Al-Quran, sehingga memperbanyak tilawah dan mengkhatamkannya menjadi amalan utama. Puasa yang dijalankan dengan ikhlas serta menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan ibadah turut menentukan kualitas spiritual seseorang.
Amalan lain yang sangat dianjurkan adalah bersedekah dan berbagi kepada sesama, memperbanyak doa dan istighfar, serta melakukan i’tikaf di sepuluh malam terakhir demi meraih Lailatul Qadar.
Dengan memahami waktu, bacaan niat, serta amalan yang dianjurkan, umat Islam dapat menjalankan puasa Ramadhan dengan lebih khusyuk dan optimal. Ramadhan menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat iman sekaligus memperbanyak kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
