Dirlantas Polda Metro Jaya Antisipasi Pergeseran Jam Macet Akibat WFA dan Bazar Takjil Ramadhan

Rabu 18 Feb 2026, 16:29 WIB
Ilustrasi, kepadatan arus lalu lintas selama Ramadhan. (Sumber: freepik)

Ilustrasi, kepadatan arus lalu lintas selama Ramadhan. (Sumber: freepik)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memprediksi akan perubahan pergerakan arus lalu lintas selama bulan suci Ramadhan, khususnya pada pagi dan sore hari.

Oleh karena itu, Ditlantas Polda Metro Jaya saat ini sedang memetakan potensi kepadatan kendaraan selama bulan Ramadhan, terutama adanya penyesuaian masuk kerja. 

Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Robby Hefados menilai, kemungkinan puncak kepadatan arus lalu lintas begeser mulai pukul 09.00 pagi.

"Dengan adanya kebijakan work from anywhere (WFA) dan penyesuaian jam masuk kantor yang lebih siang, puncak kepadatan arus lalu lintas pagi hari diperkirakan bergeser dari biasanya menjadi sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB," ujar Robby saat dikonfirmasi, Rabu, 18 Februari 2026. 

Baca Juga: Rehabilitasi 49 RTLH di Kecamatan Tigaraksa Ditargetkan Rampung 2026

Menurut Robby, jika pada hari normal kepadatan terjadi lebih awal, selama Ramadan arus kendaraan pada pagi hari diprediksi sedikit mundur.

Perubahan ini dipengaruhi kebijakan pemerintah serta pola aktivitas masyarakat yang menyesuaikan jadwal kerja dan kegiatan harian.

Sebaliknya, peningkatan volume kendaraan justru diprediksi terjadi lebih cepat pada sore hari. 

Robby menyebut, masyarakat yang ingin berbuka puasa bersama keluarga diperkirakan mulai bergerak sejak pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, terutama menuju arah Bekasi dan kawasan selatan Jakarta.

Baca Juga: Polisi Sebut Pelaku Penusukan di Duren Sawit Jaktim Mabuk saat Beraksi

Sehingga kondisi tersebut, kata dia, berpotensi menimbulkan kepadatan lebih awal dibanding hari biasa (di luar bulan Ramadhan). 

"Kami menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas yang lebih responsif dengan menyesuaikan pola pengamanan di lapangan mengikuti dinamika pergerakan masyarakat," ucap Robby. 

Selain itu, kata Robby, pihaknnya juga telah memetakan sejumlah titik lokasi penjualan takjil dan bazar Ramadan yang berpotensi mengganggu arus kendaraan, termasuk kawasan Bendungan Hilir (Benhil) dan beberapa lokasi lainnya.

Baca Juga: Bongkar Jaringan Internasional, Polres Metro Tangerang Kota Temukan 25 Kg Sabu di Mobil Alphard

Maka personel lalu lintas akan ditempatkan di titik-titik tersebut, guna membantu kelancaran arus serta memastikan aktivitas masyarakat tetap tertib dan aman selama Ramadan. (man)


Berita Terkait


News Update