Baca Juga: Jadwal Lengkap Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 2026 di Wilayah DKI Jakarta
Tips Mengonsumsi Gorengan dengan Lebih Sehat
Meski gorengan sebaiknya dibatasi, masyarakat tetap bisa menikmatinya dengan cara yang lebih bijak. Pada dasarnya, makanan yang digoreng memiliki kandungan kalori lebih tinggi dibandingkan makanan yang diolah tanpa proses penggorengan.
Beberapa langkah yang dapat diterapkan antara lain memberi jeda sekitar 30 menit setelah berbuka dengan makanan ringan dan minuman sebelum mengonsumsi gorengan. Memperbanyak asupan cairan seperti air putih atau air hangat juga membantu menjaga keseimbangan tubuh.
Membuat gorengan sendiri di rumah dinilai sebagai pilihan yang lebih aman karena jenis dan kualitas minyak dapat dikontrol. Penggunaan minyak goreng sebaiknya tidak dilakukan berulang kali, idealnya tidak lebih dari dua kali pemakaian, untuk mengurangi risiko terbentuknya lemak trans.
Intinya, gorengan masih bisa dikonsumsi saat berbuka puasa selama porsinya dibatasi dan tidak dijadikan menu pertama saat berbuka. Dengan pengolahan yang lebih sehat dan konsumsi yang terkontrol, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan favorit tanpa mengabaikan kesehatan.
Dengan memahami cara memilih dan mengatur menu berbuka, momen Ramadan dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bugar dan energi yang stabil hingga waktu sahur.
