POSKOTA.CO.ID - DISCLAIMER: Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda mengalami gejala depresi atau pikiran untuk bunuh diri, segera cari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.
Peristiwa meninggalnya siswa sekolah dasar (SD) berusia 12 tahun di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Perhatian publik sendiri semakin menguat setelah muncul informasi bahwa korban sempat mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan ibunya beberapa hari sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
Kasat Reskrim Polres Demak, Anggah Mardwi Pitriyono, membenarkan adanya unggahan tersebut.
Ia menyampaikan, korban sempat membagikan tangkapan layar percakapan itu beberapa hari sebelum peristiwa tragis terjadi.
“Screenshot chat dari ibu ke korban lalu diunggah oleh korban di WhatsApp beberapa hari sebelum peristiwa terjadi," kata Anggah.
Unggahan tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat terkait kondisi psikologis korban menjelang kematiannya.
Lantas, seperti apa isi chat terakhir anak SD yang diduga gantung diri dengan ibunya? Berikut fakta di balik insiden.
Kronologi Penemuan Korban
Anggah menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban sendiri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV), diketahui bahwa ibu korban tiba di rumah pada sore hari.
