Menanggapi kegaduhan yang terlanjur meluas, Universitas Mataram (Unram) bergerak cepat memberikan klarifikasi resmi.
Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unram, Joko Jumadi, membantah tegas tuduhan bahwa pemeran dalam video viral tersebut merupakan mahasiswa atau mahasiswi Unram.
Berdasarkan hasil penelusuran internal, video yang kembali viral itu disebut merupakan rekaman lama yang didaur ulang dengan narasi baru.
“Kami menegaskan bahwa pemeran dalam video itu bukan mahasiswa Unram. Video tersebut sudah ada sejak September 2025 dan kejadiannya bukan di Lombok, melainkan di luar NTB,” ujar Joko dalam keterangannya.
Ia juga menekankan, tudingan yang diarahkan kepada mahasiswa KKN di NTB tidak memiliki dasar kuat dan berpotensi merugikan pihak-pihak yang tidak terlibat.
Baca Juga: Viral Sosok Ayah Bigmo Jannah Terjerat Kasus Korupsi: Siapa Muhammad Nasihan dan Apa Pekerjaannya?
Lebih lanjut, Joko Jumadi menyoroti aspek suara dalam video yang menurutnya menjadi bukti kuat bahwa tuduhan tersebut salah sasaran.
“Memang ada kemiripan dari video tersebut dengan mahasiswi kami, tapi dari suara di dalam video jelas itu bukan mahasiswi Unram atau bukan orang NTB,” tambahnya.
Di sisi lain, maraknya perburuan link video viral ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.
Sejumlah tautan yang beredar diketahui palsu dan mengarah ke situs berbahaya (phishing) yang berpotensi mencuri data pribadi pengguna.
Oleh karena itu, publik diimbau untuk tidak ikut menyebarkan tautan atau informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
