Sejumlah rumah warga juga tampak jebol temboknya, akibat air dengan arus deras melintasi permukiman.
Lantai-lantai rumah juga tampak masih dipenuhi lumpur dan tengah dibersihkan, dibantu oleh BPBD dan juga Damkar.
Kepala Desa Cijayanti, Ahmad Paojan mengatakan, sebanyak delapan rumah warga dinyatakan rusak berat akibat banjir bandang tersebut, saat ini warga masih fokus untuk melakukan bebersih pasca banjir.
“Penyebab utama hujan besar terus airnya ga nampung di Kali Cisarapati ini, dampaknya ke warga,” kata Paojan. (cr-6)
