Akhir Polemik Video Lama, Pandji Pragiwaksono Jalani Hukuman Adat di Toraja

Rabu 11 Feb 2026, 07:15 WIB
Pandji Pragiwaksono jalani hukuman adat di Toraja dengan denda satu ekor babi dan lima ekor ayam (Sumber: TikTok/@infotoraja.com)

Pandji Pragiwaksono jalani hukuman adat di Toraja dengan denda satu ekor babi dan lima ekor ayam (Sumber: TikTok/@infotoraja.com)

POSKOTA.CO.ID - Komika Pandji Pragiwaksono telah menyelesaikan proses peradilan adat di Tongkonan Layuk Kaero, Tana Toraja, Selasa, 10 Februari 2026. Melalui musyawarah para pemangku adat, Pandji diputuskan menerima sanksi berupa denda satu ekor babi dan lima ekor ayam.

Sanksi tersebut diterima Pandji sebagai bentuk tanggung jawab atas materi lawakannya di masa lalu yang dianggap menyinggung perasaan masyarakat Toraja.

Dilansir dari akun TikTok @infotoraja pada 11 Februari 2026. Dalam tradisi setempat, hewan yang menjadi denda bukan semata hukuman materi. Pengorbanannya memiliki makna ritual sebagai upaya pemulihan serta penyucian dari kesalahan.

Tokoh adat juga menyampaikan peringatan bahwa apabila tindakan serupa kembali terjadi, konsekuensi moral akan mengikuti. Pesan itu berkaitan dengan nilai hukum sebab akibat atau prinsip tabur tuai yang diyakini masyarakat Toraja.

Baca Juga: Link Winda Can Main Parfum Viral, Ramai Klaim Video Lengkap Cek Faktanya di Sini!

Permohonan Maaf kepada 32 Wilayah Adat

Ilustrasi. Komika Pandji Pragiwaksono. (Sumber: Netflix/Mens Rea)

Kuasa hukum Pandji, Haris Azhar, menyebut kliennya telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada 32 perwakilan wilayah adat atau marga.

Menurut Haris, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog yang memperlihatkan adanya kesalahpahaman dalam penyampaian ekspresi komedi sehingga memunculkan kekecewaan.

Ia menegaskan kedua belah pihak sama-sama menghargai kesempatan untuk bertatap muka dan menyelesaikan persoalan melalui jalur adat.

"Disampaikan fakta yang terjadi, disampaikan permohonan maaf masing-masing dari Pandji maupun dari Pimpinan Adat Toraja. Ditemukan gap-gap yang menyebabkan terjadi penyampaian ekspresi yang membuat masyarakat Toraja kecewa. Pimpinan adat maupun Pandji sama-sama senang bisa bertemu," jelas Haris Azhar dalam pernyataan tertulis yang diterima media.

Baca Juga: Link Video Cukur Kumis Versi Bersuara Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Berawal dari Video Lama yang Viral

Peradilan adat ini merupakan tindak lanjut dari potongan video stand-up Pandji yang kembali beredar luas sepanjang 2025.


Berita Terkait


News Update