PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Angka kemiskinan di Kabupaten Pandeglang tembus sebanyak 105,35 jiwa, kini paling tinggi se Provinsi Banten.
Data tersebut sesuai dengan yang tercatat di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 2025.
"Jadi, untuk jumlah warga yang masuk kategori miskin ada sebanyak 105,35 jiwa atau 8,51 persen dari jumlah penduduk yang ada di Pandeglang," ungkap Iik Ihromi, Bidang Perlindungan Jaminan sosial pada Dinsos Pandeglang pada Selasa, 10 Februari 2026.
Baca Juga: Guru Madrasah Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Tembakang, Polisi: Murni Kecelakaan
Iik mengungkapkan, kemiskinan di Pandeglang saat ini paling tinggi di Banten dan jumlahnya paling banyak dibandingkan Kabupaten/Kota lainnya dan terus mengalami peningkatan.
"Iya, Pandeglang paling tinggi dari Kabupaten dan Kota lainya se Banten,mengalami peningkatan, kalau menurut data,” ucapnya.
Adapun terkait dengan penyebab tingginya angka kemiskinan salah satunya disebabkan lapangan kerja yang minim, sehingga angka pengangguran juga tinggi.
"Memang faktornya banyak, salah satunya minimnya lapangan pekerjaan," ungkap Iik.
Baca Juga: Satgas Saber Pangan Pantau Harga dan Mutu Pangan di Pasar Ciruas Jelang Ramadhan
Ia juga menambahkan, ada beberapa Kecamatan dengan jumlah warga miskin paling banyak, yakni di Mandalawangi dan Cikeusik.
"Kalau kemarin Mandalawangi dan Cikeusik, tapi nanti kita buka lagi datanya," katanya.
