“Enggak terlalu aktif, biasa saja. Dibilang bandel enggak, dibilang paling baik juga enggak banget. Normal saja,” ujar Baqi.
Saat belajar, korban disebut tidak terlalu menonjol soal teori namun cukup mampu dalam praktik. Ia dinilai bisa mengikuti pelajaran kejuruan seperti pembubutan.
“Kalau praktik dia lumayan. Enggak paling pintar, tapi bisa. Kita kan Teknik Mesin, sering praktik ngebubut,” ucap Baqi.
Sikap korban terhadap guru juga dinilai baik dan tidak pernah menimbulkan masalah di kelas.
Baca Juga: Diduga Akibat Jalan Berlubang, Pelajar Tewas Kecelakaan Tunggal di Matraman Raya
Hal senada disampaikan Alvin, 18 tahun yang menyebut korban sebelumnya dikenal aktif dan suka bercanda, namun dalam dua pekan terakhir terlihat lebih pendiam.
“Belakangan ini lebih diam. Sebelumnya aktif, suka bercanda. Sudah sekitar dua mingguan kelihatan lebih tenang,” kata Alvin.
Ia juga menuturkan cerita dari keluarga korban bahwa almarhum belakangan mulai lebih rajin beribadah. Bahkan pada pagi hari sebelum kejadian, korban sempat meminta dibangunkan untuk salat Subuh dan mengaji pada malam sebelumnya.
“Dari cerita ibunya, dia sudah mulai rajin salat lagi. Semalam juga habis ngaji,” ujarnya. (cr-4)
