Jumlah Korban Penipuan Satria Mahathir Berapa Banyak? Fakta Baru Terungkap dari Kronologi yang Viral di X

Senin 09 Feb 2026, 11:36 WIB
Selebgram Satria Mahathir diduga melakukan penipuan online (Sumber: Instagram/@pupacogilll)

Selebgram Satria Mahathir diduga melakukan penipuan online (Sumber: Instagram/@pupacogilll)

Karena merasa sudah memiliki pengalaman transaksi yang aman sebelumnya, korban pun tak ragu untuk kembali bertransaksi.

Tanpa melalui perantara pihak ketiga, korban langsung mentransfer uang sebesar Rp8,5 juta ke rekening atas nama Satria Mahathir.

Setelah proses transfer selesai dilakukan, pihak Satria Mahathir sempat menghubungi korban untuk menanyakan alamat pengiriman barang.

Hal tersebut semakin menguatkan keyakinan korban bahwa transaksi berjalan sebagaimana mestinya.

Namun situasi berubah secara drastis tidak lama kemudian. Korban mendapati dirinya justru diblokir dari akun TikTok @pupacogil yang diduga kuat merupakan milik Satria Mahathir.

Pemblokiran sepihak tersebut membuat korban mulai merasa curiga dan khawatir kepada Satria Mahathir.

Setelah korban melakukan desakan, paket yang dijanjikan akhirnya tiba. Namun, kekecewaan besar muncul ketika korban membuka paket tersebut. Ponsel yang dikirim ternyata tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

"Ini hape dummy gilakk ga si kalo mau liat vidio unboxing nya lgsng ke tiktok gua ya, username nya @edge_187 itu udh 1,5jt yang nonton korban nya udah banyak banget udah diitung 100+ lebih itu baru yang ketauan, gatau semuanya brp klo semua korban di kumpulin, jadi gua mau naikin ini," kata akun X @zexssee.

Seiring viralnya unggahan tersebut, korban mengaku mulai menerima banyak pesan dari warganet lain yang mengaku mengalami hal serupa.

Mereka disebut telah mengirimkan uang ke rekening dengan nama yang sama dan diduga ditipu melalui skema yang serupa.

"Siapa tau kalo posting disini bisa kena jera nya dan virall supaya di tangkep tu org, kalo soal bikin laporan gua blm lapor, cuman korban lain udh kita korban tuh beda beda daerah jadi susah kalo pgn dikumpulin," jelasnya.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti berapa jumlah korban secara keseluruhan. Namun pengakuan yang bermunculan mengindikasikan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri.


Berita Terkait


News Update