"Khawatirnya kan takut ambruk, soalnya besi itu kan buat nopang jalan tol ini," ucap Hana sambil menunjul jalan tol.
Warga lain, Boye, 20 tahun mengatakan, oknum pencuri plat besi itu ada juga yang dari warga luar. Biasanya oknum ini datang mencuri plat besi dengan menggunakan peralatan.
"Ya bawa-bawa alat kalau mau nyuri besi, kadang ada tiga orang. Mereka bawa kendaraan sih (motor)," ungkapnya.
Baca Juga: Jaga Jakarta Bersih Libatkan 171.134 Personel Gabungan hingga Gunakan Ribuan Alat Kebersihan
Berdasarkan informasi yang didapat warga, para oknum ini menjual satu plat besi hingga mencapai Rp1 juta bahkan lebih.
Menurut Boye, warga pernah memergoki dan menegur oknum yang sedang mencuri plat besi penopang jalan Tol Wiyoto Wiyono tersebut. Hanya saja saat ditegur malah lebih galak mereka.
"Ya mereka malah ngancam gitu lah, akhirnya warga lama-lama takut juga kan," ucap dia.
Boye menduga kuat, oknum pencurian plat besi itu sengaja mencuri untuk membeli narkoba. Sebab para pelaku pencurian biasanya langsung menjual barang dan pergi ke kampung narkoba yakni Kampung Bahari.
"Abis dicolong dijual, mereka kayaknya pada sakau, jadi besi-besi yang udah nempel aja diembat," kata Boye.
