PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Raturan rumah warga di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang terendam banjir pada Minggu, 8 Februari 2026.
Kondisi banjir ini dipicu akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak semalam sehingga membuat air Sungai Citeureup meluap dan merendam akses jalan serta rumah warga.
Kepala Desa Citeureup, Oman menyampaikan banjir terjadi sejak pukul 04.00 WIB dini hari ketika hujan deras.
"Curah hujan cukup tinggi semalaman, hingga mengakibatkan bencana banjir di desa kami," ungkap Oman, Minggu 8 Februari 2026.
Baca Juga: Depresi Penyakit Susah Sembuh, Lansia di Serang Bunuh Diri
Oman mengungkapkan, sekitar 725 kepala keluarga (KK) di desanya ikut terdampak banjir.
Selain itu, akses jalan nasional Citeureup-Cibaliung serta Citeureup-Panimbang ikut terendam mengakibatkan lalu lintas lumpuh total.
"Kalau rumah ada 725 yang terdampak, namun akses jalan sempat lumpuh total," katanya.
Hingga Minggu siang, kondisi banjir di Citeureup masih menggenangi rumah warga, namun untuk akses jalan mulai bisa kembali dilalui kendaraan karena genangan mulai surut.
Baca Juga: Warga Tanara Geger, Bayi Perempuan Ditemukan di Semak-semak Pinggir Jalan
"Kalau tadi, sama sekali kendaraan tidak bisa melintas di jalur itu. Alhamdulillah banjir berangsur surut dan jalan raya pun mulai normal. Tapi, kalau untuk rumah warga yang terdampak masih digenangi air," ucap Oman.
Lebih lanjut, Oman menyebut selain curah hujan tinggi, ada beberapa faktor lainnya yang menjadi penyebab banjir, yakni luapan air sungai dan saluran drainase di jalan nasional yang kurang baik.
"Kali Citeureup sekarang ini sudah mengalami pendangkalan, jadi kalau hujak.deras air sungai cepat meluap ke permukiman warga," ungkap Oman.
Baca Juga: Viral Perahu Sound Horeg Tenggelam di Sidoarjo, Ternyata Ini Penyebabnya
"Selain itu, saluran drainase di jalan nasional juga kurang baik. Hingga air hujan tidak bisa mengalir lancar pada saluran drainase, akibatnya memicu bencana banjir," katanya. (fat)
