PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Banyak siswa di SMPN 1 Pandeglang mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim salah satu dapur SPPG pada Jumat, 6 Februari 2026.
Pasalnya, menu MBG yang dikirimkan tersebut diduga tidak sesuai standar pemenuhan gizi, karena hanya berisi empat jenis makanan kering.
Dari informasi yang didapat, jenis makanan pada menu makanan bergizi yang diterima siswa tersebut diantaranya satu donat, susu kotak, sebungkus biskuit, dan satu jeruk.
Salah satu siswa SMPN 1 Pandeglang yang enggan disebutkan namanya mengaku, ia dan para siswa telah menerima MBG dengan menu kering.
Baca Juga: Kemensos Bantu Rehabilitasi Longsor Cisarua Bandung
"Iya, menu MBG nya hanya ada empat jenis makanan dan susu, yakni satu buah kue donat, 1 bungkus biskuit, satu unit susu kotak dan satu buah jeruk," ungkapnya, Jumat 6 Februari 2026.
Terpisah, Kepala SMPN 1 Pandeglang, Ruli Purnama membenarkan kejadian menu makanan kering pada MBG yang diterima para siswa tersebut.
"Iya, itu menunya. (Susu kotak, kue donat, buah jeruk dan biskuit," katanya kepada wartawan.
Ketika ditanya soal dapur yang mengirimkan menu makanan bergizi tersebut, Ruli mengatakan berasal dari SPPG Pandeglang 1.
"Dari SPPG Pandglang 1," ucap Ruli.
Baca Juga: Tunggak Pajak Rp5,8 Miliar Wisata Curug Cimahi Disegel Satpol PP
Sementara itu, Kepala SPPG Pandeglang 1, Angelina juga mengakui terkait menu MBG yang telah didistribusikan ke sekolah tersebut.
Akan tetapi, ia juga mengaku agak kecewa kepada pihak suplier, dimana salah satu jenis makanan berat, yakni donat tidak sesuai dengan pesanan.
"Sebetulnya sebelum memesan didatangkan sample, dan yang kami terima bagus dan layak untuk dibagikan ke penerima manfaat. Tetapi ketika kami PO untuk hari Jumat ini, barang yang datang tidak sesuai dengan apa yang kami pesan. Seperti kondisinya pada gambar itu ya, bantat," ujar Angelina, melalui sambungan telepon.
"Sedangkan saat kami terima barang tidak seperti apa yang kami pikirkan. Kami kecewa banget," katanya.
Baca Juga: Bertambah Signifikan, Harga Cabai di Serang Mencolok
Angelina mengungkapkan, kedatangan pesanan SPPG dari suplier tersebut juga diterima bertahap dan barang yang datang tidak sama.
"Udah gitu juga pengirimannya bertahap. Jadi apa yang datang tahap awal beda lagi dengan yang datang thap kedua, pada jam 6 pagi. Jadi, kami dari dapur tidak bisa memesan roti lain," ucap Angelina.
Ketika dikonfirmasi terkait dengan paket MBG tersebut apakah sesuai harga, pihaknya mengaku bahwa SPPG telah menakar sesuai dengan acuan yang berlaku.
"Harga susu juga rata-rata di harga Rp.3.500 per unit, kalau harga dinat saya masih kura ini ya, karena yang memesan dari Aslap (Asisten Lapangan). Kalau hitungan secara keseluruhan satu porsi itu sebesar Rp10.000," ujarnya. (fat)
