JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat tingginya angka pengangguran sebagai tantangan. Berdasarkanm data, muncul lonjakan angkatan kerja baru mencapai 5,53 juta orang.
Stafsus Gubernur Jakarta bidang Media dan Komunikasi Publik, Chico Hakim menyampaikan bahwa Gubernur Pramono Anung telah menekankan komitmen untuk mempercepat pemulihan ekonomi melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan sektor swasta.
"Respons kami mencakup intensifikasi program pelatihan dan perluasan kesempatan kerja, termasuk evaluasi berkala atas inisiatif seperti Job Fest yang telah berjalan sejak 2025," ujar Chico kepada Poskota, Jumat, 6 Februari 2026.
Chico mengatakan, saat ini Pemda Jakarta sedang menganalisis data pengangguran untuk melakukan penyesuaian pada APBD 2026.
Baca Juga: Dua Hari Absen, Seorang Pegawai PPPK Ditemukan Tewas di Kontrakan Daerah Bekasi
Nantinya, APBD yang disiapkan tersebut bakal lebih difokuskan pada sektor penyerapan tenaga kerja.
"Agar lebih fokus pada sektor penyerap tenaga kerja seperti akomodasi, makanan-minuman, dan jasa," kata Chico.
Lebih lanjut, Chico menyampaikan bahwa Pemprov Jakarta telah menyiapkan berbagai program holistik untuk menekan angka pengangguran.
"Dengan fokus pada peningkatan keterampilan, penciptaan lapangan kerja, dan kolaborasi lintas sektor," ungkap Chico.
Baca Juga: Racun Pembunuh Satu Keluarga di Warakas Jakut Terungkap
Salah satu program utama yang bakal digelar adalah Jakarta Job Fest, dimana akan tersedia sekitar 20 ribu lowongan kerja di dalam maupun luar negeri.
