Simbol Keberuntungan, Jeruk Kimkit dan Chusa Laris Manis Jelang Imlek

Jumat 06 Feb 2026, 18:36 WIB
Penampakan pohon jeruk Kimkit dan Chusa yang dijual pedagang di kawasan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat, 6 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Penampakan pohon jeruk Kimkit dan Chusa yang dijual pedagang di kawasan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat, 6 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

"Demikian, kami juga berharap Imlek 2026 ini akan menjadi permulaan dari tahun yang membawa banyak dampak positif, terutama bagi warga Jakarta," tutur Kevin.

Penjualan Jeruk Kimkit dan Chusa Terus Meningkat

Pedagang jeruk Kimkit dan Chusa di Kembangan, Hesti, 67 tahun mengatakan, penjualan pohon jeruk terus mengalami peningkatan menjelang perayaan Imlek.

"Bahkan ini barang (pohon jeruk) sudah habis semua, tinggal nungguin orangnya ngambil aja," kata Hesti, Jumat, 6 Februari 2026.

Baca Juga: Pembongkaran Tiang Monorel Dikebut, Pramono Minta Pemotongan 5 Tiang per Hari

Hesti mengaku berjualan jeruk Kimkit dan Chusa hanya momentum. Biasanya, ia hanya menjual tanaman hias setiap harinya.

"Kalau jualan jeruk ya cuma momen aja si, memang setiap tahun kalau mau imlek. Biasanya kalau saya jualan tanaman hias," ucap dia.

Hesti sendiri menggunakan lahan seluas 750 meter persegi untuk berjualan jeruk Kimkit dan Chusa yang didatangkan langsung dari Cina. Awalnya, ia menyebut ada sebanyak 5.000 pohon jeruk Kimkit dan Chusa yang dipesan.

Saat pertama kali pohon tiba, ia menutukan langsung dilakukan karantina terhadap ribuan pohon jeruk Kimkit dan Chusa itu.

"Pas baru datang pohonnya di karantina dulu, diperiksa lah, dicek kesehatan pohonnya gimana," ucap dia.

Ia menyampaikan, perawatan terhadap pohon jeruk Kimkit dan Chusa tidak begitu sulit. Menurutnya, tidak ada perawatan khusus kecuali disiram sehari dua kali.

"Pas datang aja dikasih semprot obat dari Karantina. (Disiram) dua kali sehari kalau panas," ujarnya. (pan)


Berita Terkait


News Update