JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang ibu berinisial IG di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, menjual anak kandungnya sendiri yang masih balita berinisial RZ seharga puluhan juta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, dalam pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ini, sebanyak 10 orang telah ditangkap.
"Polisi berhasil menyelamatkan empat anak balita dan menetapkan 10 orang tersangka yang terlibat dalam jaringan jual beli anak lintas daerah," kata Budi kepada wartawan saat konpers, Jumat, 6 Februari 2026.
Budi mengatakan, penanganan perkara yang melibatkan anak sebagai korban mengededepankan prinsip kepentungan terbaik untuk anak.
Baca Juga: Lonjakan Angkatan Kerja Picu Pengangguran, Pemprov DKI Genjot Pelatihan dan Job Fest
Identitas dan hak-hak korban dilindungi secara ketat, sementara proses hukum berjalan beriringan dengan upaya penyelamatan, perlindungan, dan pemulihan.
“Perdagangan anak merupakan tindak pidana serius yang melanggar hak asasi dan merusak masa depan anak,” ucap Budi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, Kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga saat menanyakan kondisi RZ yang selama ini dirawat oleh saksi CN.
Saksi CN bertemu dengan tersangka IG untuk menanyakannya, dan disebut sang anak berada di Medan. Merasa janggal, saksi kemudian membawa tersangka ke Polsek Metro Taman Sari untuk dilakukan klarifikasi.
Baca Juga: Ketum AMSI Soroti Minimnya Pengakuan Roehana Koeddoes, Tokoh Jurnalis Indonesia
Dari hasil penyidikan terungkap bahwa tersangka IG mengakui telah menjual sang anak kepada pihak lain.
