POSKOTA.CO.ID - Fenomena link video viral bertajuk “cukur kumis” kembali memasuki babak baru.
Setelah sebelumnya ramai diperbincangkan karena visualnya, kini publik dihebohkan dengan klaim beredarnya versi video yang dilengkapi percakapan asli, memicu spekulasi dan kekhawatiran baru di ruang digital.
Selama beberapa waktu terakhir, video “cukur kumis” menyita perhatian warganet.
Video yang beredar luas awalnya hanya menampilkan tayangan visual dengan iringan musik, tanpa suara percakapan dari sosok perempuan berhijab dan mengenakan hoodie di dalamnya.
Baca Juga: Link Video Viral Cukur Kumis Bikin Heboh, Benarkah Ada Versi Full hingga Puluhan Menit? Ini Faktanya
Versi Bersuara Video Cukur Kumis Jadi Perbincangan

Namun belakangan, muncul istilah pencarian baru seperti “video cukur kumis ada percakapannya”.
Istilah ini merujuk pada klaim adanya versi video yang memuat audio asli, sehingga menampilkan interaksi verbal yang sebelumnya tidak terdengar.
Kehadiran versi ini disebut-sebut mengubah persepsi publik.
Dari sekadar tayangan tanpa suara, narasi video kini berkembang menjadi dugaan interaksi dua arah yang dinilai bernuansa intim dan memicu beragam tafsir.
Baca Juga: Gugatan Wendy Walters Viral Lagi, Nama-Nama Dugaan Selingkuhan Reza Arap Jadi Sorotan
Transkrip Percakapan Picu Spekulasi Baru
Di sejumlah forum dan grup diskusi media sosial, beredar potongan transkrip yang diklaim berasal dari video versi bersuara tersebut.
Percakapan itu diduga terjadi dalam konteks panggilan video dan mengesankan adanya komunikasi dengan pihak lain di balik layar.
Cuplikan transkrip yang beredar kemudian memicu perdebatan, karena dianggap memberi “alur cerita” dan memperkuat spekulasi tentang maksud di balik video tersebut.
Meski begitu, isi percakapan yang beredar belum dapat dipastikan keakuratannya.
Baca Juga: Siswa SMPN 1 Pandeglang Keluhkan Menu MBG Didominasi Makanan Kering, Ini Penjelasan SPPG
Keaslian Audio Masih Dipertanyakan
Penting untuk digarisbawahi, hingga kini belum ada verifikasi independen terkait keaslian audio tersebut.
Tidak ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun hasil analisis teknis yang memastikan bahwa suara dalam transkrip benar berasal dari video yang sama dan bukan hasil rekayasa.
Sejumlah pihak menilai kemunculan versi bersuara justru berpotensi memperpanjang eksploitasi kasus.
Oknum tidak bertanggung jawab bisa memanfaatkannya dengan mengklaim memiliki “video lengkap dengan suara asli” untuk tujuan penipuan atau penyebaran tautan berbahaya.
Baca Juga: Link Video Kakak Manset Hitam Sok Imut Ramai Diburu, Waspada Link Clickbait!
Selain itu, transkrip yang beredar juga diduga telah disensor atau dimodifikasi untuk memancing rasa penasaran dan meningkatkan interaksi warganet.
Imbauan Virus Malware
Melansir video konten kreator TikTok @joerdy.s pada Jumat, 6 Februari 2026. Ia berpendapat bahwa ada 3 penyebab smartphone Anda terkena virus malware.
"Klik iklan yang gajelas, nah ini biasanya tuh buat yang suka nonton film ilegal, judi online nah itu tuh yang berpotensi paling besar, Apalagi sampai klik iklannya," ucap Joerdy.
Ia juga menambahkan jika Anda tidak sengaja download aplikasi ilegal, biasanya hacker akan menjebak korbannya dengan membuat aplikasi tersebut.
Selain itu yang penyebab smartphone Anda bisa terkena virus malware adalah sengaja instal aplikasi dari sumber yang tidak jelas.
"Aplikasi yang di instal itu pastinya diluar app store dan google play," tambahnya.
Joerdy juga menambahkan bahwa ciri-ciri smartphone Anda terkena virus malware adalah adanya pop up yang tidak bisa menghilang disebuah aplikasi, cara menghilangkannya mau gak mau harus force close aplikasi tersebut.
Dalam banyak kasus viral, kemunculan elemen baru kerap menjadi strategi untuk menjaga atensi publik dan memanfaatkan rasa ingin tahu.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang mengaku mengarah ke video versi lengkap, mengingat risiko penipuan digital dan malware masih sangat tinggi.
