Selain itu, Netty menyoroti pentingnya peningkatan sistem surveilans di fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan.
Ia menegaskan bahwa deteksi dini terhadap gejala yang menyerupai infeksi Virus Nipah sangat krusial, sehingga mekanisme rujukan dan pelaporan harus berjalan cepat serta terkoordinasi dengan baik.
"Upaya pencegahan tidak hanya berfokus pada kesehatan manusia, tetapi juga harus memperhatikan aspek kesehatan hewan dan lingkungan," beber politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Baca Juga: Resmi! Presiden Prabowo Tetapkan Adies Kadir sebagai Hakim MK, Juda Agung sebagai Wamenkeu
Di sisi lain, Netty juga mendorong penguatan edukasi publik terkait langkah pencegahan sederhana, seperti memastikan keamanan konsumsi pangan, pengolahan produk hewani yang benar, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Baginya, edukasi yang tepat akan membantu masyarakat memahami risiko tanpa menimbulkan stigma maupun ketakutan berlebihan.
"Penting untuk meningkatkan riset serta kolaborasi lintas lembaga, mengingat hingga saat ini belum tersedia obat maupun vaksin khusus untuk Virus Nipah," ujarnya. (man)
