POSKOTA.CO.ID - Limit Traveloka PayLater masih tersedia, namun kebutuhan mendesak justru menuntut saldo DANA? Kondisi ini bukan hal baru. Sepanjang awal 2026, jutaan pengguna layanan buy now pay later (BNPL) di Indonesia menghadapi dilema serupa.
Tak heran jika pencarian terkait cara mencairkan limit Traveloka PayLater ke saldo DANA terus meningkat. Sayangnya, sebagian besar informasi yang beredar masih mengarahkan pengguna pada praktik gestun atau pemanfaatan Virtual Number (VN) yang berisiko tinggi.
Padahal, secara kebijakan, Traveloka tidak menyediakan fitur pencairan tunai karena PayLater bukan produk pinjaman dana.
Meski begitu, bukan berarti limit tersebut benar-benar buntu. Ada sejumlah cara legal dan relatif aman yang bisa dimanfaatkan tanpa melanggar aturan maupun merusak skor kredit di SLIK OJK.
Baca Juga: Link Video Viral Cukur Kumis Bikin Heboh, Benarkah Ada Versi Full hingga Puluhan Menit? Ini Faktanya
Apa Itu Traveloka PayLater dan Mengapa Limitnya Tidak Bisa Dicairkan Langsung

Sebelum membahas metode pencairan, penting memahami konsep dasar Traveloka PayLater.
Layanan ini merupakan fasilitas cicilan digital yang hanya dapat digunakan untuk pembelian barang atau jasa.
Mengacu pada POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang BNPL, paylater secara tegas dilarang digunakan sebagai sarana pencairan dana tunai.
Karena itu, di aplikasi Traveloka tidak tersedia fitur tarik tunai atau transfer limit ke rekening maupun e-wallet.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan DANA PayLater Terbaru, Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini!
Limit PayLater memang dirancang khusus untuk transaksi dalam ekosistem Traveloka dan mitra resminya.
Jenis Produk Traveloka PayLater yang Perlu Diketahui
Agar tidak salah langkah, pengguna perlu memahami perbedaan produk PayLater yang tersedia:
- TPayLater Reguler
Digunakan untuk pembelian produk Traveloka dengan tenor cicilan 1–12 bulan.
- PayLater Virtual Number (VN)
Nomor kartu virtual kerja sama dengan BNI yang bisa digunakan di e-commerce tertentu. Aktif sementara dan hanya untuk pengguna terpilih.
- PayLater Card
Kartu kredit co-branding Traveloka BRI berlogo Visa, tersedia bagi pengguna dengan kriteria khusus.
Dari ketiga jenis tersebut, opsi paling realistis tanpa gestun dan tanpa VN adalah memanfaatkan pembelian produk digital resmi di Traveloka.
Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Paylater Bisa Membuat Kamu Miskin Perlahan
Cara Legal Mengubah Limit Traveloka PayLater Menjadi Saldo DANA
Meski tidak ada fitur pencairan langsung, beberapa metode berikut bisa menjadi solusi aman jika dilakukan dengan benar.
Membeli Voucher DANA Lewat Produk Digital Traveloka
Cara ini paling sederhana dan minim risiko karena seluruh proses dilakukan di dalam aplikasi resmi:
- Buka aplikasi Traveloka dan pastikan limit PayLater mencukupi
- Masuk ke menu Produk Digital
- Pilih Voucher DANA atau voucher e-wallet
- Tentukan nominal dan metode pembayaran TPayLater
- Selesaikan transaksi dan terima kode voucher
- Tukarkan kode tersebut di aplikasi DANA
Metode ini sah karena melibatkan transaksi produk nyata yang tercatat sistem.
Menjual Tiket atau Voucher ke Orang Terdekat
Alternatif paling aman secara hukum adalah membeli tiket atau voucher menggunakan PayLater, lalu menjualnya kepada keluarga atau teman yang memang membutuhkan.
Pembayaran bisa diterima melalui transfer DANA atau tunai. Skema ini tidak melanggar aturan karena ada transaksi riil dan penerima manfaat yang jelas.
Virtual Number untuk Belanja Produk Digital
Metode ini hanya berlaku bagi pengguna yang memiliki akses VN. Pengguna dapat membeli produk digital di e-commerce, lalu mengonversinya menjadi saldo.
Namun, kehati-hatian mutlak diperlukan agar tidak terjebak transaksi fiktif yang berpotensi dikategorikan gestun.
Mengapa Gestun Traveloka PayLater Berbahaya
Gestun sering dipromosikan sebagai jalan cepat, tetapi risikonya sangat besar. OJK menegaskan bahwa gestun tidak memenuhi ketentuan BNPL karena tidak didasari transaksi barang atau jasa.
Regulasi yang melarang praktik ini antara lain:
- POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang BNPL
- PBI No. 14/2/2012 tentang APMK
- UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE
- OJK juga telah meningkatkan pengawasan berbasis teknologi untuk mendeteksi transaksi mencurigakan.
Risiko Serius Gestun PayLater
Beberapa dampak nyata dari gestun antara lain:
- Akun Traveloka diblokir permanen
- Masuk daftar hitam SLIK OJK
- Potongan dana hingga 15 persen
- Rawan penipuan dan pencurian data
Keuntungan sesaat tidak sebanding dengan dampak finansial jangka panjang.
Perbandingan Metode Pencairan Limit Traveloka PayLater
Secara umum, pembelian voucher digital dan penjualan tiket ke orang terdekat merupakan opsi paling aman. Sementara gestun berada di posisi paling berisiko meski terlihat cepat.
Alternatif Legal Jika Membutuhkan Dana Tunai
Jika kebutuhan dana bersifat darurat, beberapa opsi legal yang diawasi OJK bisa dipertimbangkan:
- Kredit Tanpa Agunan (KTA) bank
- Pinjaman online resmi terdaftar OJK
- Pinjaman jaminan BPKB
- Tarik tunai kartu kredit resmi
Selalu cek legalitas penyedia layanan melalui kanal resmi OJK.
Tips Menjaga Skor Kredit dan Limit PayLater Tetap Sehat
- Bayar tagihan tepat waktu
- Gunakan maksimal 30–50 persen limit
- Pantau riwayat kredit di iDeb SLIK OJK
- Simpan bukti transaksi
- Aktifkan pengingat jatuh tempo
Waspadai penipuan berkedok jasa pencairan PayLater dan jangan pernah membagikan OTP atau data login.
Mencairkan limit Traveloka PayLater ke saldo DANA memang memungkinkan, tetapi hanya melalui jalur legal dan sesuai aturan.
Pembelian voucher digital serta penjualan tiket tetap menjadi pilihan paling aman tanpa gestun maupun Virtual Number.
Informasi ini disusun berdasarkan regulasi dan kebijakan yang berlaku hingga Februari 2026.
Selalu lakukan verifikasi langsung melalui aplikasi Traveloka atau layanan pelanggan resmi sebelum mengambil keputusan finansial.
