Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

Rabu 04 Feb 2026, 17:51 WIB
Potret Akbar pedagang cabai di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Potret Akbar pedagang cabai di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

“Kalau pasokan normal, kadang enggak sampai setinggi itu,” katanya.

Faktor Pengaruh Harga Cabai Naik

Akbar menjelaskan, faktor utama yang memengaruhi kenaikan harga cabai adalah kondisi panen di daerah sentra produksi.

Curah hujan tinggi membuat proses panen terhambat dan kualitas hasil menurun sehingga pasokan berkurang.

Baca Juga: 2 Cara Melihat Tag di GetContact Tanpa Premium, Mudah dan Gratis!

“Biasanya karena panen jelek, hujan, jadi susah panen. Faktornya di situ,” ucapnya.

Ia juga menyebut perubahan harga bisa berlangsung sangat cepat. Harga yang naik hari ini tidak menutup kemungkinan bisa kembali turun dalam waktu singkat bila pasokan kembali lancar.

“Baru hari ini naik. Besok juga bisa turun lagi, enggak tentu,” katanya.

Terkait respons pembeli, Akbar mengakui keluhan hampir selalu muncul setiap kali harga cabai naik.

Kondisi ini paling dirasakan pembeli eceran dan pelaku usaha kecil yang membeli dalam jumlah terbatas.

“Pasti ada yang mengeluh. Mahal, susah ngecer,” pungkasnya. (cr-4). 


Berita Terkait


News Update