Selain kemacetan, kawasan Daan Mogot juga kerap dilanda banjir.
Pramono mengungkapkan, penyebab utama banjir di Daan Mogot KM 13 adalah posisi permukaan jalan yang lebih rendah dibandingkan Sungai Mookervart.
Menurut Pramono, kondisi topografi tersebut membuat kawasan ini sangat rentan terendam air, bahkan saat hujan dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi.
"Jadi diapakan saja kalau kemudian hujan, curah hujan nggak perlu sampai dengan 200, 100 saja tempat ini pasti sudah banjir," jelasnya.
