POSKOTA.CO.ID - Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menjadi sorotan nasional setelah seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun diduga mengakhiri hidupnya akibat tidak mampu membeli buku dan pena dua alat belajar paling mendasar yang seharusnya dapat diakses oleh setiap anak Indonesia.
Peristiwa memilukan ini tidak hanya memunculkan duka mendalam, namun juga menggugah pertanyaan fundamental mengenai keberpihakan negara terhadap warganya yang paling rentan.
Tragedi ini mengarah pada kritik tajam terhadap arah kebijakan publik, pemangkasan anggaran daerah, serta kesenjangan akses pendidikan di wilayah terpencil.
Kritik Tajam terhadap Arah Kebijakan Negara
Pengamat politik Rocky Gerung menilai insiden ini bukan sekadar masalah kemiskinan keluarga, tetapi menggambarkan kegagalan struktural kebijakan negara. Ia menyebut kejadian ini sebagai konsekuensi dari pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.
Baca Juga: Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Apa Saja Tanggung Jawabnya?
“Negara sejak awal tahu daerah-daerah seperti NTT tidak punya kemampuan ekonomi untuk menopang dirinya sendiri,” ujar Rocky melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurut Rocky, pemangkasan TKD berdampak langsung terhadap daerah berpendapatan rendah, termasuk dalam penyediaan kebutuhan pendidikan dasar. Dengan sumber daya dan pendapatan asli daerah yang terbatas, wilayah seperti NTT sangat bergantung pada dukungan fiskal pemerintah pusat.
Ketika dukungan itu mengecil, kata Rocky, risiko sosial meningkat bahkan dapat berujung pada tragedi kemanusiaan, seperti kasus yang terjadi di Ngada.
Pemangkasan Anggaran Pendidikan dan Program Populis
Rocky juga menyinggung kebijakan pemerintah yang mengalihkan anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut program tersebut bersifat populis dan tidak mempertimbangkan kebutuhan esensial masyarakat.
“Semua itu ada konsekuensi dari kebijakan di pusat. Kita mau lihat itu sebagai hasil negative impression dari prestasi-prestasi pemerintahan ini,” tegas Rocky.
