Anak Meri Hoegeng Kenang Sosok Ibunda yang Penyabar dalam Mendidik

Rabu 04 Feb 2026, 16:00 WIB
Putra kedua Jenderal Hoegeng Iman Santoso dentan Meri Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng saat memberikan keterangan pers sosok ibundanya usai pemakaman di wilayah Bogor. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

Putra kedua Jenderal Hoegeng Iman Santoso dentan Meri Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng saat memberikan keterangan pers sosok ibundanya usai pemakaman di wilayah Bogor. (Sumber: Poskota/Giffar Rivana)

TAJURHALANG, POSKOTA.CO.ID - Anak mendiang Meri Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng membeberkan bahwa mendiang ibunya adalah sosok yang sangat sabar dalam mendidik anak dan cucunya.

Ia tak pernah sekalipun mendidik dengan kekerasan menggunakan tangan. Melainkan dengan kata-kata dan nasihat yang sangat dalam sehingga anak dan cucunya tak pernah mengabaikan nasihat dari Eyang Meri.

Selain itu, Meri Hoegeng juga dikenal sebagai orang hebat di belakang kesuksesan Jenderal Hoegeng Iman Santoso saat memimpin institusi Polri.

“Karena tanpa beliau juga, nasihat-nasihat yang ke anak-anak, itu sulit. Kita tidak pernah merasakan fasilitas. Tidak boleh mempergunakan fasilitas dinas. Dan itu semua, ayah sampaikan ke ibu, ibu turunkan ke kami,” kata Aditya kepada wartawan usai pemakaman Meri Hoegeng, di Taman Pemakaman Giri Tama, Tajurhalang, Bogor, Rabu 4 Februari 2026.

Baca Juga: Cek Titik Lokasi Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Kota Bandung, Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar

Aditya melanjutkan, atas didikan yang diberikan oleh ibundanya itu, anak dan cucu Hoegeng bisa menjalani kehidupan dengan baik. 

“Dengan kata-kata yang sangat melekat di hati kita. Jadi kita tinggal melaksanakannya saja. Jadi tidak ada yang harus ngoyo, ikuti saja seperti air mengalir,” ucapnya.

Ia juga menanggapi sedikit terkait penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepasa sang ibu.

Kata Aditya, penghargaan tersebut merupakan pengakuan negara dan masyarakat Indonesia terhadap sosok Meri Hoegeng yang memiliki integritas.

“Bintang jasa itu tentunya melalui satu pertimbangan. Dan kami keluarga juga tidak sedikit pun mendorong untuk mendapatkannya. Itu semuanya diakui oleh masyarakat sendiri,” pungkasnya Aditya. (cr-6)


Berita Terkait


News Update